Bandar Lampung
Kisah Eka Martha Menekuni Dunia Makeup Artist Pengantin di Lampung
Eka mulai menekuni profesi MUA sejak 2015 silam. Ia mengawalinya dengan les privat kepada Reni Anindha Galery selama enam bulan.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
Eka tidak memungkiri, selalu ada rasa deg-degan dan khawatir riasan hasil polesannya tidak maksimal.
Pada akhirnya, Eka bahagia saat sang pengantin merasa puas dengan riasannya.
Saat mendapatkan klien pengantin pada Desember 2015, Eka kembali berburu peralatan makeup yang tentu lebih bagus kualitasnya.
Pada Maret 2016, Eka memutuskan untuk menambah ilmunya dengan kursus kepada Arman Armano di Jakarta.
Ia menilai riasan alis yang dibuat Arman Armano begitu bagus dan rapi.
Tidak berhenti di situ saja, Eka juga mengikuti berbagai workshop makeup di Jakarta.
Bagi Eka, terus belajar untuk menambah ilmu makeup itu sangat penting untuk menunjang profesinya.
Selain itu, Eka juga terus mencari tahu makeup yang sedang tren.
"Walaupun aku bisa makeup apa pun, termasuk makeup yang sedang tren, aku tetap memiliki ciri khas makeup. Makeup bagian mata aku tidak terlalu bold dan tidak terlalu flawless," beber Eka.
Untuk mengubah peruntungannya, ia mengubah nama brand-nya menjadi Eka Martha pada akhir 2016.
Bagi yang ingin melihat hasil makeup Eka bisa mengunjungi akun Instagram @ekamarthaa.
Setahun berselang, Eka memisahkan jasa makeup dan aksesori pengantin.
Ia menggunakan nama Infinity_Weddingattire dengan akun Instagram @weddingattire_infinity.
( Tribunlampung.co.id / Jelita Kinanti )