Breaking News:

Pesisir Barat

6 Pekon di Pesisir Barat Lampung Gelar Pilratin Bulan Ini

Enam pekon di Pesisir Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Pekon atau Pemilihan Peratin (Pilratin) pada 29 Juli

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: soni
tribun lampung/Nanda Yustizar Ramdani
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMPP) Pesisir Barat Edwin Kastolani 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - Enam pekon di Pesisir Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Pekon atau Pemilihan Peratin (Pilratin) pada 29 Juli 2021 mendatang.

"Pekon Pasar Pulau Pisang, Pekon Sukadana, Pekon Sukamarga di Kecamatan Pulau Pisang," sebut (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMPP) Pesisir Barat Edwin Kastolani, Minggu (11/7/2021).

"Pekon Pardahaga di Kecamatan Lemong, serta Pekon Balam dan Pekon Baturaja di Kecamatan Pesisir Utara," imbuhnya.

Edwin menerangkan penyebab terjadinya penundaan pilratin karena penundaan dari Kemendagri karena pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, total ada 16 calon peratin yang akan mengikuti kontestasi pilratin tersebut.

Edwin menyampaikan, sebelum pilratin berlangsung, ada sejumlah tahapan yang mesti dilewati.

Baca juga: Mantan Peratin di Lampung Barat Dituntut 22 Bulan, JPU: Tidak Ada Alasan Pemaaf

"Mulai dari pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS), pengumuman DPS, pengumuman Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), penetapan pemilihan sementara, dan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT)," papar dia.

"Semua tahapan itu berlangsung sejak 1 - 21 Juni 2021," tambah Edwin.

Edwin menyampaikan, porsi masa kampanye yang diberikan kepada calon peratin hanya dua hari.

"Jatah kampanye hanya dua hari, yakni tanggal 23 - 25 Juli 2021," ungkap dia.

"Pasalnya, masih masa Pandemi Covid-19," lanjutnya.

Setelah itu, dia meneruskan, 26 - 28 Juli 2021 merupakan masa tenang.

"Barulah pilratin digelar, yakni tepatnya pada 29 Juli 2021," kata Edwin.

Dengan memperhitungkan situasi dan kondisi di masa Pandemi Covid-19, Edwin menekankan kepada calon peratin agar tidak mengumpulkan massa lebih dari 50 orang saat kampanye.

"Calon peratin bisa melakukan terobosan lain dalam berkampanye, misalnya dengan menyebar pamflet yang berisi visi dan misi mereka, selama terobosan itu tidak menyalahi aturan," tutup Edwin. (Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved