Berita Terkini Artis

Nia Ramadhani Kenalkan Sabu ke Suami yang Didapatnya dari Jaringan Kaum Jetset

Terungkap pertama kali yang mengkonsumsi sabu adalah Nia Ramadhani kemudian Ardi Bakrie tahu dari sang istri. keduanya mendapatkan sabu dari pemasok.

Tayang:
Editor: Hanif Mustafa
Instagram/@ardibakrie
Ilustrasi Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Terungkap sudah, Nia Ramadhani keenalkan sabu ke suami Ardie Bakrie, Nia mendapatkan barang haram itu dari seorang pemasok kaum jetset. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Terungkap Nia Ramadhani pertama kali yang mengkonsumsi sabu, setelahnya ia mengenalkan barang haram tersebut ke sang suami Ardi Bakrie.

Hal ini terungkap setelah polisi terus menggali keterangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie sebagai tersangka kasus narkoba.

Dari keterangan tersebut, terungkap siapa yang lebih dulu mencicipi barang haram jenis sabu-sabu lebih dulu.

Nia Ramadhani mengaku yang pertama mencoba mengkonsumsi sabu-sabu.

Ardi Bakrie, sang suami, menyusul kemudian.

Baca juga: Nia Ramadhani Terjerat Kasus Narkoba, Marshanda Beri Dukungan

Fakta tersebut diungkapkan oleh Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, Kompol Indraweny Panjiyoga.

"Dari si Nia dulu (yang pertama kali gunakan sabu)" ujar Indraweny.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie meminta maaf
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie meminta maaf (Tribunnews/Reza Deni)

Indraweny dan pihaknya masih akan terus mendalami lebih lanjut mengenai kasus dugaan penyalahgunaan narkoba pasangan selebriti ini.

Bandar pemasok kaum jetset

Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan penyelidikan terhadap penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie yang terjerat narkoba.

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap karena Narkoba, Keluarga Ajukan Rehabilitasi

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan fakta menarik tentang bandar yang mendistribusikan narkoba ke pasangan selebritas tersebut.

"Kami temukan lagi fakta yang unik. Kami temukan bandar. Nanti barbuk cukup banyak. Nanti kami tampilkan," kata Kombes Pol Hengki Haryadi dalam konferensi pers virtual di Polres Jakarta Pusat, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Menurut dugaan Hengki, narkoba yang dipasok sang bandar tertuju untuk orang-orang tajir atau kaya raya.

"Kami duga berdasarkan penyelidikan kami, bahwa ini digunakan kalangan-kalangan tertentu, kaum-kaum jetset, kalangan-kalangan elit," tutur Hengki Haryadi.

Hengki memperingatkan, polisi akan menangkap mereka yang sudah masuk dalam daftar target.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved