Eks Bupati Lamtim Meninggal

BREAKING NEWS Kajari Bandar Lampung Beberkan Status Hukum Satono Terkait Korupsi Rp 116 Miliar

Kajari Bandar Lampung Abdullah Noer Deny mengaku telah mengirim tiga stafnya ke Lampung Timur untuk mengecek kebenaran meninggalnya Satono.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Bayu
Kajari Bandar Lampung Abdullah Noer Deny menggelar konferensi pers terkait kasus Satono di kantornya, Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kejaksaan Negeri Bandar Lampung membenarkan wafatnya mantan Bupati Lampung Timur Satono.

Terpidana kasus korupsi APBD Lampung Timur sebesar Rp 116 miliar itu tutup usia di Jakarta, Senin (12/7/2021) lalu.

Kajari Bandar Lampung Abdullah Noer Deny mengaku telah mengirim tiga stafnya ke Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur untuk mengecek kebenaran meninggalnya Satono.

"Kita datang ke sana dan benar Satono meninggal dunia. Juga didukung dengan adanya surat keterangan kematian dari kelurahan," kata Deny saat menggelar konferensi pers di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Mantan Bupati Lampung Timur Satono Dikabarkan Meninggal Dunia

Deny menjelaskan, terkait status hukum Satono, sesuai ketentuan hukum, terdakwa yang meninggal dunia proses hukumnya tidak bisa dilanjutkan.

"Tetapi ini kan terpidana, keputusan sudah berkekuatan hukum tetap," terang Deny.

Menurut dia, pasal 270 KUHPidana menyebutkan lima hal.

Yakni pidana badan, denda, uang pengganti, barang bukti, dan biaya perkara.

“Terhadap pidana badan tidak bisa dilaksanakan karena yang bersangkutan telah meninggal dunia,” kata Deny.

Baca juga: Kakak Kandung Benarkan Satono Meninggal di Jakarta

“Empat poin lainnya akan kami diskusikan dan dilaporkan kepada Kejati Lampung,” tambahnya.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved