Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Viral Warga Rusak Balai Desa, Berawal Acara Adat Dibubarkan karena Langgar PPKM

Tak terima upacara adat dilarang saat PPKM Darurat berlangsung, sejumlah warga merusak balai desa di Lumajang, Jawa Timur.

Penulis: tri prayugo | Editor: Heribertus Sulis

Setelah mengantongi izin, warga pun menggelar acara tersebut.

Sayito mengatakan, di tengah acara tiba-tiba mereka didatangi oleh anggota kepolisian yang meminta kegiatan dihentikan dan tenda dibongkar.

Pasalnya, kegiatan ini melanggar aturan PPKM Darurat.

"Tapi waktu di tengah-tengah acara, polisi datang. Warga diminta untuk berhenti dan membongkar tenda karena dianggap melanggar aturan PPKM darurat," kata Sayito.

Warga pun menuruti instruksi yang diberikan oleh kepolisian.

Namun setelah petugas pergi, warga yang emosi kemudian merusak balai desa setempat dan meminta kepala desa untuk lengser.

"Warga kecewanya kalau memang dilarang kenapa tidak bilang dari awal. Ini warga sudah menggelar acara, tapi kok malah dibubarkan," ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, pihaknya kini tengah menyelidiki pihak-pihak yang melakukan aksi kerusuhan.

"Benar acara itu dibubarkan karena melanggar aturan PPKM darurat. Nah karena tidak dapat izin, warga merusak bangunan desa. Sekarang polisi masih menyelidiki siapa saja yang merusak," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Dibubarkan Karena Gelar Upacara Adat Saat PPKM Darurat, Warga Ranupane Rusak Bangunan Desa

( Tribunlampung.co.id / Tri Prayugo )

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved