Breaking News

Berita Terkini Nasional

Maling Batal Bawa Kabur Sepeda Rp 20 Juta Gara-gara Polisi Tidur

Seorang maling batal bawa kabur sepeda mahal gara-gara polisi tidur yang membuatnya terpeleset hingga jatuh.

Tayang:
Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
Kanal YouTube TribunJatim Official
Ilustrasi. Seorang maling batal bawa kabur sepeda mahal gara-gara polisi tidur yang membuatnya terpeleset hingga jatuh. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang maling batal bawa kabur sepeda mahal gara-gara polisi tidur yang membuatnya terpeleset hingga jatuh.

Jika saja maling tersebut berhasil, maka pemiliknya akan kehilangan sepeda lipat merek Brompton senilai Rp 20 juta lebih.

Dari informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi di depan Masjid Al Bashiroh, yang terletak di Puri Cempaka Putih 2, RT 04 RW 06, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Saksi mata yang juga merupakan warga sekitar berinisial AS (42) mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis (22/7/2021) sekira pukul 05.13 WIB.

"Saat itu, warga sedang menunaikan salat subuh berjamaah di masjid."

"Tiba-tiba, dari arah luar masjid terdengar suara benda jatuh cukup keras."

Baca juga: Maling Motor di Serpong Telepon Korbannya Minta Uang Tebusan

"Tapi, jamaah tidak merespon dan tetap menunaikan salat subuh."

"Baru setelah salat subuh selesai, jamaah mengecek ke arah luar masjid," ujarnya, Sabtu (24/7/2021).

Saat mengecek keluar itulah, jamaah yang ada di masjid itu kaget.

Karena satu unit sepeda lipat merek Brompton, yang semula terparkir rapi di depan masjid, sudah berpindah posisi di tengah jalan.

"Sepeda lipat Brompton itu milik warga perumahan berinisial S (60)."

"Setiap pagi, S ini rutin melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid sambil menaiki sepeda lipat Brompton itu."

Baca juga: Dua Maling Motor di Bandar Lampung Beraksi Ketika Pemiliknya Tidur Pulas

"Kalau ditaksir, harga sepedanya itu sekitar Rp 20 juta lebih," jelasnya.

Akhirnya, para jamaah mengecek rekaman kamera CCTV yang terpasang di depan masjid.

Mereka melihat ciri-ciri dari pelaku yang berusaha mencuri sepeda lipat tersebut.

"Setelah dilihat dari rekaman CCTV masjid, pelakunya hanya satu orang."

"Pelaku diperkirakan masih berusia 20 tahun, dan saat beraksi memakai jaket hoodie warna hitam, celana pendek warna hitam, memakai sepatu warna putih, dan memakai masker."

"Jadi, pelaku ini berpura-pura sedang berolahraga lari pagi," bebernya.

AS mengungkapkan sebelum beraksi, pelaku sempat melihat kondisi masjid dari kejauhan.

"Pelaku ini melihat, jamaah masjid sedang sibuk melaksanakan salat subuh."

"Memanfaatkan momen tersebut, pelaku langsung mengangkat dan membawa kabur sepeda lipat itu," terangnya.

Di saat berlari membawa barang curiannya itu, pelaku tersandung polisi tidur yang ada di depan masjid.

Setelah itu, pelaku terpeleset dan terjatuh beserta sepeda curiannya.

"Setelah terjatuh, pelaku langsung kabur meninggalkan sepeda lipat yang dicurinya itu."

"Mungkin pelaku khawatir, aksinya itu akan semakin diketahui banyak orang."

"Sehingga memilih kabur, dan langsung meninggalkan kompleks perumahan," ungkapnya.

Akibat kejadian itu, sepeda lipat Brompton milik S mengalami kerusakan kecil.

"Karena terjatuh saat dibawa kabur pelaku, bagian pedal sepeda mengalami bengkok."

"Tetapi, kerusakan ringan itu sudah bisa diperbaiki oleh pemilik sepeda," jujurnya.

Atas kejadian itu, pengelola masjid meminta sekaligus mengimbau kepada warga untuk berhati hati saat meletakkan kendaraan.

Dan selalu mengunci kendaraan, baik sepeda motor maupun sepeda pancal agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Terekam CCTV, Maling Batal Bawa Kabur Sepeda Lipat dari Masjid di Kota Malang Gara-gara Polisi Tidur

( Videografer Tribunlampung.co.id / Rio Angga Saputra )

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved