Bandar Lampung
Dua Maling Motor di Bandar Lampung Beraksi Ketika Pemiliknya Tidur Pulas
motor Yamaha RX King nomor polisi BE 6754 CP milik Taufik Hidayat (38) warga Jalan Raden Fatah hilang digasak maling.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satu unit sepeda motor Yamaha RX King nomor polisi BE 6754 CP milik Taufik Hidayat (38) warga Jalan Raden Fatah, Gang Bukit II, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung hilang digasak maling.
Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang ini diduga menjalankan aksinya pada Rabu (30/6) sekitar pukul 17.00 WIB.
Motor tersebut hilang di depan teras rumah saat korban tengah tertidur pulas. "Sore itu dibangunin istri, nanya motor siapa yang pakai," kata Taufik, Sabtu (3/7).
Taufik pun kaget, pasalnya kunci motor masih ia kantongi. Benar saja, saat dirinya keluar motor King lansiran tahun 2006 ini sudah tak berada di posisi semula.
Taufik menambahkan, aksi para pelaku terekam kamera CCTV dari rumah tetangga. Menurutnya pelaku dua orang datang ke TKP mengendarai motor jenis matic.
Dari rekaman CCTV tersebut, lanjut Taufik tidak terlihat dengan jelas wajah para pelaku.
Namun dirinya menyebut ciri ciri pelaku mengenakan jaket dan penutup wajah dan helm.
Baca juga: Pulang Kerja Kehabisan Uang, Remaja Asal Panjang, Bandar Lampung Nekat Maling Motor
"Sepertinya sih pelakunya orang luar," kata Taufik.
Menurut Taufik kehilangan Sepeda motor di sekitar wilayah tersebut sudah terjadi 3 kali dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.
Sebelum motor King miliknya disasar pelaku curanmor, tetangga samping rumahnya juga menjadi korban.
"Kalau gak salah sekitar dua bulan kemarin punya tetangga hilang. Padahal motor itu posisinya di dalam pagar, kalau rumah saya kan memang gak punya pagar," kata Taufik.
Pasca kejadian tersebut, korban membuat laporan ke aparat kepolisian setempat.
Sebelumnya kasus pencurian sepeda motor terjadi di salah satu kafe Jalan Pulau Tegal, Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung.
Motor Beat BE 2752 BR milik pengunjung kafe hilang saat sedang nongkrong bersama temannya.
Aksi para tersangka juga berhasil ditangkap terekam CCTV kafe. Pegawai kafe, Aji (23), menuturkan dari rekaman CCTV pelaku curanmor diperkirakan berjumlah dua orang.
Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar membenarkan laporan yang dibuat korban.
Laporan tersebut diterima dengan tanda bukti lapor LP/B/382/VII/2021/LPG/Resta Balam/Sektor TKB.
"Sudah kita cek ke TKP dan mendalami keterangan korban," kata David.
David menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk ungkap kasus curanmor.
"Proses lidik, kami masih mengidentifikasi para pelaku dari rekaman CCTV di sekitar TKP," kata David.(Joe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/maling-motor-rx-king.jpg)