Breaking News:

Bandar Lampung

IDI Sebut 6 Dokter di Lampung Meninggal Dunia karena Covid-19

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung mencatat ada enam dokter yang meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Sulis
Ketua IDI Lampung Asep Sukohar menyebut, enam dokter meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung mencatat ada enam dokter yang meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19.

Ketua IDI Lampung Asep Sukohar menyebutkan, tiga di antaranya berstatus ketua atau pengurus IDI.

Mereka adalah dr Didiek Arif, dokter RSUD Pringsewu yang juga Ketua IDI Cabang Pringsewu.

Kedua, Direktur RSUD Ryacudu yang juga menjabat Ketua IDI Cabang Lampung Utara dr Sri Haryati.

Baca juga: Tiga Bupati di Provinsi Lampung Terpapar Covid-19

Ketiga, pengurus IDI Wilayah Lampung yang merupakan dokter RS Urip Sumoharjo Prof dr Muhartono.

"Kemudian dr Ananda Prabowo, berdinas di RS Asy-Syifaa Yukum Jaya, Lampung Tengah," kata Asep yang merupakan Warek Bidang Keuangan Unila ini, Senin (26/7/2021).

Lalu dr Sutomo Hendra, dokter di Klinik Bunda Asih, Desa Titiwangi, Candipuro, Lampung Selatan.

Dokter terakhir yang meninggal dunia karena Covid-19 adalah dr Aswedi Putra.

Dokter yang berdinas di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung ini wafat pada Senin (26/7/2021).

Baca juga: Pasien positif Covid-19 di Kota Metro bertambah 21 kasus

Sementara itu, Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya mengatakan, kondisi sekarang ini sangat berat bagi dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

"Beban para dokter sangatlah berat. Harapannya, semua dokter tetap menjaga kondisi tubuh dan Covid-19 segera berakhir," kata Aditya yang juga merupakan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Lampung.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved