Apa Itu
Apa Itu Sel dan Sejarah Penemuan Sel
Simak apa itu sel, termasuk sejarah penemuan sel dan pembelahan sel. KBBI menyebutkan, pengertian sel dimaknai menjadi tiga arti.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tubuh makhluk hidup, seperti tanaman, hewan, dan manusia terdiri dari sel.
Semasa sekolah, istilah sel memang sempat disinggung.
Akan tetapi, apa itu sel? Bagaimana sejarah penemuan sel itu terjadi? Berikut penjelasan selengkapnya.
Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI menyebutkan pengertian sel dimaknai menjadi tiga arti.
Satu di antaranya, sel adalah bagian atau bentuk terkecil dari organisme, yang terdiri atas satu atau lebih inti, protoplasma, dan zat-zat mati yang dikelilingi oleh selaput sel.
Sementara itu, dalam buku ajar Biologi Sel dan Molekuler (Nurhayati dan Darmawati, 2017:2) disebutkan pengertian sel sebagai unit terkecil dari kehidupan, yang memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda tergantung tempat dan fungsi dari jaringan yang disusunnya.
Dalam bahasa Latin, sel adalah cellula yang berarti bilik kecil.
Diartikan demikian, karena saat sel pertama kali ditemukan melalui sel gabus, bentuknya seperti bilik.
Baca juga: Apa Itu Turun Tangan dan Contoh Kalimatnya
Baca juga: Apa Itu Sandang, Pangan, dan Papan
Sejarah penemuan sel
Dalam sejarah penemuan sel, unit terkecil di dari organisme ini pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665.
Ia merupakan seorang ilmuwan penemu miskroskop majemuk dengan tiga lensa yang telah mempublikasikan sebuah buku berjudul Micrographia.
Buku ini dibuat berdasarkan penelitiannya dalam perbaikan dan pengembangan mikroskop majemuk berupa mikroskop elektron.
Dengan ditemukannya mikroskop elektron (Electron Mycroscope/EM) yang mulai dikenal dalam ilmu biologi pada tahun 1950 an, sel akhirnay dapat terlihat hingga ke komponen sel yang lebih rinci dan detail lagi.
Dalam bukunya tersebut, Hooke juga menjelaskan bahwa ternyata di dalam tubuh makhluk hidup terdapat banyak struktur pembentuknya.
Namun yang paling menyita perhatian adalah saat ia meneliti gabus di dalam batang tumbuhan, ia menemukan lubang-lubang kecil tidak teratur yang berukuran mikroskopis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-sel-dan-sejarah-penemuan-sel.jpg)