Apa Itu
Apa Itu Agraris
Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, baik di darat maupun perairan. Simak, penjelasan tentang apa itu agraris.
Penulis: Reni Ravita | Editor: Noval Andriansyah
b. Pertanian berkelanjutan
Menurut buku Sistem Pertanian Berkelanjutan (2003) karya Karwan Salikin, untuk tetap menjadi negara agraris harus diikuti dengan pola pertanian berkelanjutan.
Sehingga sektor pertanian maupun perkebunan yang menjadi ciri negara agraris tidak tergerus oleh zaman.
Ada tiga alasan pertanian di Indonesia harus berkelanjutan.
1. Penyumbang sektor ekonomi
Sebagai negara agraris, peran pertanian Indonesia masih dominan dalam sistem perekonomian nasional.
Kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik bruto sekitar 20 persen dan menyerap lebih dari 50 persen tenaga kerja di pedesaan.
Baca juga: Apa Itu Hipospadia, Kelainan pada Alat Kelamin Lelaki
2. Pendukung sektor lain
Sebagai negara agraris, agrobisnis, dan agroindustri memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pembangunan sektor lainnya.
3. Pemanfaatan jangka panjang
Sebagai negara agraris, pembangunan pertanian berkelanjutan menjadi keharusan agar sumber daya alam yang ada sekarang ini dapat terus dimanfaatkan untuk kurun waktu yang relatif lama.
Pertanian tetap menjadi salah satu sektor vital untuk mendukung kebutuhan pangan.
c. Negara-negara agraris di Asean
Dilansir dari situs resmi Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Asia Tenggara adalah salah satu keranjang pertanian paling produktif di dunia.
Pada 2012, negara-negara ASEAN menghasilkan 129 juta ton beras, 40 juta ton jagung, 171 juta ton tebu, 1,44 juta ton kedelai, dan 70,34 juta ton singkong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-agraris-dan-negara-negara-agraris.jpg)