Berita Terkini Nasional

Puskesmas Kosong Gegara Semua Pegawai Melayat, Sekda Marah ke Kadinkes

Satu video memperlihatkan puskesmas di Palembang kosong tak ada pegawainya lantaran semua petugas pergi melayat, beredar dan viral di media sosial.

Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
Kolase Instagram @manaberita
Ilustrasi. Satu video memperlihatkan puskesmas di Palembang kosong tak ada pegawainya lantaran semua petugas pergi melayat, beredar dan viral di media sosial. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu video memperlihatkan puskesmas di Palembang kosong tak ada pegawainya lantaran semua petugas pergi melayat, beredar dan viral di media sosial.

Puskemas di Palembang tersebut tutup selama 1,5 jam.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang meminta maaf kepada masyarakat.

Permintaan maaf itu disampaikan Kabid Pelayanan Dinkes Kota Palembang dr Yuliarni saat dikonfirmasi TribunSumsel.com.

Yuliarni memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Terimakasih atas atensinya. Saya sebagai kabid pelayanan kesehatan memohon maaf atas kejadian ini (puskesmas kosong)."

"Benar, suami dari kepala puskesmas tersebut meninggal dunia, dan sebagai penghormatan terakhir, teman- teman ingin menghadiri pemakaman gugurnya seorang dokter, yang juga telah mendedikasikan hidupnya melayani masyarakat," kata dr Yuliarni, Jumat (30/7/2021).

Menurut Yuliarni, ia dan rekan lainnya selaku tenaga kesehatan di Kota Palembang tetap berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun sudah banyak juga di antara tenaga medis yang terpapar.

Baca juga: Roy Suryo dan Lucky Alamsyah Akhirnya Berdamai Setelah Sempat Saling Lapor ke Polisi

Baca juga: Pengakuan Sopir Mobil Rescue yang Kabur Setelah Tabrak Pesepeda

"Kami mohon maaf atas kejadian ini, dan tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat."

"Saya dan kepala dinas juga keliling ke Puskesmas memberikan arahan dan support kepada teman-teman tenaga kesehatan, untuk tetap mengatur pelayanan, tidak mengabaikan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan," tuturnya.

Selain itu, Yuliarni berharap tenaga kesehatan yang ada selalu dilindungi Allah SWT, sehingga tetap bisa memberikan pelayanan yang masksimal.

"Di sisi lain, kami juga memohon support dan dukungan masyarakat, agar kami tenaga kesehatan ini diberikan kekuatan, kesehatan dan kesabaran dalam melayani masyarakat," pungkasnya.

Sekedar Informasi mengenai layanan Puskesmas Sosial tutup ini dimuat di kertas pengumuman yang ditempelkan pada pintu pagar Puskesmas.

Kondisi pintu pagar Puskesmas itu memang tertutup rapat.

Berisikan tulisan "Innalillahi wainaillahirojiun telah meninggal dunia dr Didik Purwosaputro SpOg yang merupakan suami dr Meriance Mkes, Kepala Puskesmas Sosial. Pada Hari Jumat tanggal 30 Juli 2021 pelayanan Puskesmas Sosial ditutup Sementara Mulai Pukul 09.30 s/d 11.00 dikarenakan hendak menghadiri pemakaman di Kebun Terima Kasih.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved