Bandar Lampung
Jalan Panjang Pejuang Lampung Mr Gele Harun Raih Gelar Pahlawan Nasional
Benda-benda yang menjadi saksi perjuangan Gele Harun pada masa melawan penjajah pun masih disimpan rapi oleh anaknya, Mulkarnaen.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mr Gele Harun Nasution terus diperjuangkan menjadi pahlawan nasional.
Benda-benda yang menjadi saksi perjuangan Gele Harun pada masa melawan penjajah pun masih disimpan rapi oleh anaknya, Mulkarnaen.
Seperti baju atau rompi yang terbuat dari karung.
Baju karung itu dikenakan Gele Harun kala berjuang di Way Tenong, Lampung Barat, pada 1949.
Baca juga: Hari Pahlawan 10 November, Deretan Fakta Menarik Mengenai Hari Pahlawan Nasional
Bagaimana kisahnya ?
Kisah pahlawan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Lampung.
Dia termasuk orang yang hadir membela Tanah Air dalam perjuangan melawan Belanda.
Mulkarnaen menceritakan, perjuangan sang ayah kala itu sudah dimulai sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno.
Belanda, yang waktu itu ingin kembali berkuasa di Indonesia, membuat Gele Harun geram dan ingin mempertahankan Tanah Airnya, termasuk di Lampung.
Baca juga: Anak Mr Gele Harun Berharap Presiden Jokowi Nobatkan Sang Ayah Jadi Pahlawan Nasional
Itu diawali dari karirnya yang merupakan seorang advokat sejak tahun 1938-1942.
"Dulu memang jadi advokat setelah lulus sekolah," kata Mulkarnaen kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (1/8/2021).
Singkat cerita, pada tahun 1948 terjadi agresi militer Belanda II yang mengharuskan Gele Harun terjun dalam pertempuran melawan Belanda.
Saat itu dia sedang mengemban amanah sebagai Ketua Mahkamah Militer Sumatera Selatan.
Gele Harun memimpin Angkatan Pemuda Indonesia (API) di Palembang.
Masih dalam kondisi peperangan, Gele Harun diangkat sebagai residen Lampung atau kepala pemerintahan darurat menggantikan Rukadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mr-gele-harun-pahlawan-nasional.jpg)