Apa Itu
Apa Itu Kalimat Aktif dan Pasif
Simak, berikut ini adalah penjelasan soal apa itu kalimat aktif dan kalimat pasif.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Berikut ini adalah penjelasan soal apa itu kalimat aktif dan pasif.
Dalam pelajaran bahasa Indonesia saat di bangku sekolah, kita tentu pernah mendapatkan materi tentang kalimat.
Kalimat dibedakan menjadi dua jenis, berdasarkan relasi antara subyek, predikat, dan nilai maknanya, yaitu aktif dan pasif.
Dilansir dari Kompas.com, menurut buku Mengenal Ilmu Bahasa (2018) karya Yendra, kalimat berfungsi membangun struktur makna bahasa secara lengkap.
Kalimat dikatakan sebagai satuan bahasa yang dapat berdiri sendiri, karena memuat unsur yang utuh.
Setiap jenis kalimat harus memenuhi minimal satu subyek dan satu predikat.
Baca juga: Apa Itu Gaya dan 6 Jenis Gaya
Kedua unsur inilah yang punya pengaruh besar pada kalimat aktif dan pasif.
Kalimat Aktif
Menurut Dendy Sugono dalam Sintaksis Bahasa Indonesia: Analisis Fungsi Sintaktik (2019) berpendapat, jika suatu subyek kalimat merupakan pelaku perbuatan yang dinyatakan pada predikat, kalimat itu disebut dengan kalimat aktif.
Kalimat aktif dibedakan menjadi dua, yaitu kalimat aktif yang berobyek dan kalimat aktif yang tidak berobyek.
1. Kalimat aktif berobyek
Kalimat aktif berobyek disebut juga kalimat transitif.
Kalimat aktif berobyek dapat diubah menjadi kalimat pasif, dengan mengganti awala pada predikatnya.
Predikatnya biasa ditandai dengan awalan me-, meng, dan verba aktif.
Verba aktif, misalnya makan, minum, masak, dan sejenisnya. Verba aktif yang dapat ditautkan dengan obyek jumlahnya terbatas.
Baca juga: Apa Itu Gagasan Pendukung dalam Paragraf
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-kalimat-aktif-dan-pasif.jpg)