Lampung Barat
50 Peserta Paskibraka Lampung Barat Jalani Masa Karantina
ebanyak 50 peserta Paskibraka Lampung Barat dari SMA/SMK yang tersebar di 15 kecamatan, menjalani masa karantina
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Sebanyak 50 peserta Paskibraka Lampung Barat dari SMA/SMK yang tersebar di 15 kecamatan, menjalani masa karantina selama 3-18 Agustus 2021.
Seluruh peserta menjalani masa karantina di Hotel Sindalapai, Kelurahan Pasar Liwa, Balik Bukit, Lampung Barat.
"Ini merupakan kegiatan karantina yang ke-76," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat Tri Umaryani, Rabu (4/8/2021).
"Kegiatan ini rutin, walaupun pada 2020 lalu tidak melaksanakan karena pandemi covid-19," imbuhnya.
Baca juga: Kementerian BUMN Sebut Asrama Haji Lampung Layak untuk Ruang Isolasi Mandiri
Kegiatan karantina anggota paskibraka tersebut, menurut Tri, bukan hanya semata-mata untuk menyiapkan pasukan pengibar bendera pusaka merah putih.
"Namun, ini juga upaya kita membentuk kader pemuda pemudi yang cinta tanah air sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa ini," terang Tri.
Untuk penyelenggaraan upacara peringatan hari kemerdekaan RI sendiri, nantinya akan diadakan dengan cara yang berbeda, mengingat situasi saat ini yang masih di masa Pandemi Covid-19.
"Kita menyelenggarakan rapid tes kepada seluruh peserta," ungkap Tri.
Hal itu ditujukan untuk memastikan tidak adanya peserta yang terpapar Covid-19.
Sehingga pihaknya mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan rapid test kepada seluruh peserta.
"Karena kegiatan ini kan mengumpulkan orang banyak, jadi untuk mencegah timbulnya klaster penyebaran Covid-19," katanya.
"Ditambah nanti akan ada kegiatan-kegiatan fisik yang menguras stamina para peserta," terus Tri.
Ia berharap, di tahun depan ada pemuda pemudi anggota paskibraka asal Lampung Barat yang berkancah di tingkat nasional.
"Di tahun ini kita hanya bisa mengirim putra putri terbaik kita ke tingkat provinsi," terang dia.
"Mudah-mudahan di tahun depan, putra putri kita bisa mengibarkan bendera di istana negara," lanjutnya.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, akan menciptakan pemuda pemudi yang berprestasi sebagai pelopor di keluarga, sekolah, lingkungan, dan negaranya. ( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/anggota-paskibraka-lambar-karantina.jpg)