Apa Itu

Apa Itu Fertilisasi

Sebelum melahirkan, dalam prosesnya ada yang dikenal dengan fertilisasi. Namun apa itu fertilisasi? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Noval Andriansyah
Pixabay/Annette Meyer
Ilustrasi kambing hamil. Simak apa itu fertilisasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Saat belajar materi ilmu pengetahuan alam, materi mengenai pembuahan atau fertilisasi sempat disinggung.

Umumnya, materi yang dibahas lebih merujuk pada proses fertilisasi hewan juga tumbuhan.

Namun, apa itu fertilisasi? Untuk mengenalnya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perngertian fertilisasi dibagi menjadi dua.

Pertama, fertilisasi adalah pembuahan atau penghamilan.

Sementara yang kedua, istilah ini diartikan sebagai pemupukan atau perabukan.

Sedangkan Encyclopedia Britannica mengartikan fertilisasi sebagai peristiwa penting pertama dalam pembuahan berupa penggabungan membran dari dua gamet.

Hasil fertilisasi adalah sel zigot sebagai bakal dari individu baru.

Baca juga: Apa Itu Danau, Berikut Fungsi dan Jenis Danau

Proses fertilisasi ini terjadi pada oosit sekunder yang mengandung ovum yang dibuahi dengan sel jantan (sperma) di tuba falopi.

Namun sebelum melakukan pembuahan, umumnya oosit sekunder mengeluarkan fertilizin untuk menarik sperma agar mendekatinya.

Sperma pun harus menembus lapisan-lapisan yang mengelilingi oosit (telur yang belum matang) sekunder dengan cara mengeluarkan enzim hialuronidase untuk melarutkan senyawa hialuronid pada corona radiata.

Setelahnya sperma akan mengeluarkan akrosin untuk menghancurkan glikoprotein pada zona pelusida dan anti fertilizin agar dapat melekat pada oosit sekunder.

Selanjutnya, proses fertilisasi berlanjut pada keluarnya senyawa tertentu dari sel-sel granulosit yang ada pada kotreks oosit sekunder.

Hal itu terjadi agar zona pelusida tidak dapat ditembus oleh sperma lainnya sehingga penertrasi sperma akan merangsang sel telur.

Nantinya di dalam sel telur, akan terjadi penggabungan inti antara sperma dengan inti ovum yang masing-masing mengandung 23 kromosom.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved