Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Biodata Emir Moeis, Mantan Napi Korupsi Proyek PLTU di Lampung Ditunjuk Jadi Komisaris BUMN

Emir Moeis pernah divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan penjara dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU di Tarahan, L

Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Terdakwa yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Emir Moeis (berkemeja merah) menjalani sidang dengan agenda pembacaan nota pembelaan di Jakarta, Kamis (20/3/2014). Emir diduga terlibat kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tarahan Kabupaten Lampung Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menteri BUMN Erick Thohir didesak untuk mencopot Emir Moes dari jabatan Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Emir Mois adalah mantan anggota DPR dan pernah jadi narapidana kasus korupsi hingga dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun.

Emir Moeis pernah divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan penjara dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung.

Penunjukan Emir Mois sebagai komisaris di anak perusahaan Pupuk Indonesia menuai kontroversi dan protes.

Rupanya, Emir Moeis telah menjadi komisaris anak perusahaan Pupuk Indonesia tersebut sejak 18 Februari 2021.

Tak pelak, penunjukan Emir Moeis sebagai komisaris di salah satu anak usaha BUMN itu menuai kontroversi.

Bahkan muncul desakan agar Menteri BUMN, Erick Thohir mencopot Emir Moeis dari jabatannya.

Baca juga: Greysia Polii Persembahkan Emas Olimpiade untuk Erick Thohir: Ini Hadiahnya Buat Bapak

Sebab, Emir Moeis pernah terjerat kasus suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Tarahan, Lampung.

Atas kasus korupsi tersebut, Emir Moeis diganjar pidana tiga tahun penjara.

Lantas seperti apa sosok dan profil Emir Moeis?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved