Mesuji

Sawah di Mesuji Lampung Diserang Hama Tikus, Dinas Pertanian Sebut Perlu Pengendalian Massal

Sawah di Mesuji terkena serangan hama tikus, luas serangan hama tikus mencapai 6 hektare. Pengendalian masal bisa berupa diberi umpan racun.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Hanif Mustafa
Dok. Kodim Tulang Bawang
Babinsa Koramil 436-03 Rawajitu, PPL dan petani tinjau sawah di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Hamparan sawah di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji terkena serangan hama tikus, Minggu (15/8/2021).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura Haluan mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Pariman, luas serangan hama tikus mencapai 6 hektare.

"Berdasarkan laporan dari PUPT (Petugas Pengendali Organisme Tanaman, luas yang terserang 6 hektare dan sudah ditindak lanjuti," ujarnya.

Dikatakannya, persentase serangan hama tikus di Desa Way Puji belum begitu memprihatinkan.

Sebab hanya 6 hektare yang terkena serangan hama tikus dari 132 hektare sawah.

"6 hektare dari sekian ratus hektare sawah kan persentase nya kan kecil. Kalau besar ya gagal panen semua, misalkan dari 100 hektare yang kena 90 hektare nah itu gagal panen," jelasnya.

Selanjutnya, ia menyebut, untuk daerah lainnya memang ada laporan yang terkena serangan hama tikus, hanya saja serangan hama tikus bersifat spot.

Baca juga: Kematian Tanpa Jeda Jadi Sebab Kabupaten Mesuji Lampung Masuk Zona Merah

Lebih lanjut, Haluan menjelaskan sampai saat ini pihaknya telah melakukan pengendalian massal bersama tenaka teknis dari petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), PUPT, dan kelembagaan Gapoktan.

"Jadi melibatkan semua pihak tidak cukup hanya dinas saja. Pengendalian masal bisa berupa diberi umpan racun, atau gropyokan tikus," paparnya.

Diberikan sebelumnya pada Jum'at (6/8/2021) sawah di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji terkena serangan hama tikus.

Babinsa Koramil 436-03 Rawajitu, Kodim 0426 Tulang Bawang, Sertu Rafinel didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), meninjau langsung tanaman padi yang rusak karena diserang hama tikus. ( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved