Berita Terkini Nasional
Bawa Senjata Api, Oknum Polisi Ngamuk di RSUD Nunukan
Anggota Brimob di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mendatangi RSUD Nunukan sekitar pukul 21.00 wita.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Oknum polisi ngamuk di rumah sakit.
Kejadian di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mendatangi RSUD Nunukan sekitar pukul 21.00 wita.
Penyebabnya, oknum polisi itu tidak terima mertuanya dinyatakan meninggal karena Covid-19,
Anggota Brimob di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mendatangi RSUD Nunukan sekitar pukul 21.00 wita.
Dia membawa senjata api laras panjang.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Pelajar di Pasir Gintung Bandar Lampung
Ia dan Keluarga yakin B meninggal akibat serangan jantung.
Humas RSUD Nunukan Khairil menuturkan, oknum aparat tersebut tiba tiba memaksa masuk ruang ICU untuk pasien Covid-19.
Ia berteriak-teriak menanyakan nama dokter yang bertanggung jawab atas para pasien kepada para perawat di ruang tersebut.
"Oknum aparat tersebut tidak mendapat jawaban dari para perawat karena kondisi pasien ada yang butuh penanganan serius,"ujar Khairil, Senin (16/8/2021).
Teriakan dari oknum aparat tersebut membuat banyak pasien terganggu dan para perawat sempat panik melihat senjata laras panjang yang diselempangkan di bahunya.
Para perawat berinisiatif meminta pertolongan kepada para petugas jaga, sehingga oknum tersebut bisa dibawa keluar dari ruang ICU pasien covid-19.
"Pengamanan di RSUD kita dibantu juga dengan aparat dari Kodim 0911/Nunukan."
"Oknum itu diamankan dan dibawa keluar dari RSUD,"lanjutnya.
Amarah yang masih membara, membuat oknum aparat dimaksud masih sempat menendang salah satu pintu kaca sehingga pecah berantakan.
Meski ia diapit dan dijaga oleh para anggota TNI AD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pintu-masuk-rsud-nunukan-kaltara-yang-pecah.jpg)