Apa Itu
Apa Itu Pencemaran Udara, Berikut Pengertian dan Penyebab Terjadinya Pencemaran Udara
Apa itu pencemaran udara?, pencemaran udara adalah rusaknya kondisi udara disebabkan oleh gas buangan kendaraan atau cerobong asap pabrik.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Kita mungkin kerap mendengar tentang pencemaran udara dan lingkungan.
Isu tentang pencemaran lingkungan, menjadi isu global yang penting.
Isu tentang lingkungan ini, bahkan kini masuk dalam proses perencanaan pembangunan.
Lalu apa sebenaranya pencemaran lingkungan, khususnya pencemaran udara.
Secara umum, pencemaran udara adalah rusaknya kondisi udara di sekitar kita yang biasanya disebabkan oleh gas buangan kendaraan atau cerobong asap pabrik.
Air Quality Live Index (AQLI)2 menyebutkan bahwa kondisi kualitas udara di Indonesia terus memburuk sejak dua dekade terakhir.
Baca juga: Apa Itu Mimikri, Kemampuan Meniru pada Hewan
Encyclopedia Britannica menyebutkan bahwa pencemaran udara adalah pelepasan berbagai jenis gas, termasuk benda padat yang terbelah halus (aerosol cair) ke atmosfer.
Umumnya, pencemaran udara atau yang disebut juga dengan polusi udara ini tersebar dengan laju yang melebihi kapasitas alami lingkungan dalam hal membuang, melarutkan atau menyerap beragam gas tersebut.
Menurut National Geographic, pengertian pencemaran udara lebih merujuk pada campuran partikel dan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya, baik di luar maupun dalam ruangan.
Natural Resources Defence Council (NRDC) dalam Kompas.com, mengartikan polusi udara sebagai hal yang mengacu pada pelepasan polutan (bahan yang menyebabkan polusi) ke udara dan dapat merusak kesehatan manusia dan planet bumi secara menyeluruh.
Sedangkan National Institute of Environmental Health Sciences menjelaskan bahwa pencemaran udara adalah percampuran zat alami dan buatan manusia di udara.
Biasanya pencemaran ini dipisahkan menjadi dua kategori, yaitu polusi udara luar dan polusi udara dalam ruangan.
Baca juga: Apa Itu Arus Listrik, Berikut Pengertian dan Rumusan Listrik
Adapun penyebab pencemaran udara, yaitu asap, jelaga, senyawa metana, karbon dioksida, jamur, serbuk sari dan lain-lain.
Penyebab pencemaran udara
Conserve Energy Future menyebutkan bahwa pencemaran atau polusi udara dapat disebabkan oleh dua sumber yaitu, yaitu faktor buatan manusia dan faktor alami. Berikut penjelasannya:
1. Sumber pencemaran udara buatan
Sumber polusi udara buatan manusia seringkali menjadi penyebab pencemaran udara.
Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran udara akibat aktivitas manusia:
a. Pembakaran bahan bakar fosil
b. Kegiatan pertanian
c. Kegiatan industri
d. Kegiatan penambangan
e. Kegiatan militer manusia
f. Produk rumah tangga
2. Sumber pencemaran udara alami
Bila dilihat dari jumlahnya, pencemaran udara yang disebabkan oleh penyebab alami terhitung sangat kecil jika dibandingkan kerusakan oleh penyebab buatan manusia.
Terdapat beberapa sumber alami polusi udara antara lain:
a. Kebakaran hutan
b. Aktivitas gunung berapi
c. Metana dari ternak
Terkait dengan penyebab pencemaran udara, NASA juga sepakat dengan Conserve Energy Future.
Mereka mengatakan bahwa polusi atau pencemaran udara bisa disebabkan oleh partikel padat dan cair dan gas-gas tertentu yang tercampuri di udara.
Campuran partikel di udara itu kemudian disebut dengan aerosol.
Asal dari partikel-partikel tersebut pun beragam dan bisa berasal dari banyak sumber.
Di antaranya ari abu gunung api, debu, serbuk sari dari tanaman
Akan tetapi, ada juga aerosol yang terbentuk melalui reaksi kimia di udara, misalnya hasil pembakaran bahan bakar fosil, seperti minyak bumi, batu bara, dan kayu.
Bahkan knalpot kendaraan dan pabrik serta kebakaran hutan juga bisa menyebabkan pencemaran udara.
Dalam proses pencemaran udara, umumnya aerosol akan memasuki atmosfer ketika aktivitas pembakaran bahan bakar terjadi.
Hasilnya, sebagian besar aerosol buatan manusia umumnya muncul dalam bentuk asap.
Sayangnya, aerosol ini dapat memengaruhi cara cahaya mengenai bumi.
Beberapa di antaranya akan memantulkan sinar matahari, sementara yang lain menyerap sinar matahari, tergantung warna partikelnya.
Jenis pencemaran udara
National Institute of Environmental Health Sciences membagi pencemaran udara menjadi dua kategori, yaitu luar ruangan dan dalam ruangan.
1. Pencemaran udara luar ruangan
Pencemaran udara luar ruangan adalah paparan pencemaran yang terjadi di luar lingkungan buatan.
Contohnya:
a. Partikel halus yang dihasilkan pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi untuk memproduksi energi.
b. Gas berbahaya seperti sulfur dioksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, uap kimia dan lainnya.
c. Ozon di permukaan tanah, bentuk oksigen reaktif dan komponen utama kabut asap kota.
d. Asap tembakau.
2. Pencemaran udara dalam ruangan
Sementara itu, pencemaran udara dalam ruangan adalah paparan partikel karbon dioksida dan polutan lainnya yang dibawa oleh udara dalam ruangan atau debu.
Polusi udara luar bisa masuk ke dalam ruangan dengan membuka jendela, pintu, ventilasi dan lainnya. Contoh polusi udara dalam ruangan:
a. Gas seperti karbon monoksida, radon dan lainnya.
b. Bahan bangunan seperti asbes, formaldehid, timbal dan lainnya.
c. Alergen dalam ruangan dan luar ruangan seperti kecoa dan tikus dan lainnya.
d. Jamur dan serbuk sari.
Dampak pencemaran udara
Conserve Energy Future kemudian melanjutkan bahwa ada beberapa dampak pencemaran udara yang bisa berpengaruh terhadap lingkungan hidup.
1. Masalah kesehatan manusia
2. Pemanasan global.
3. Hujan asam.
4. Eutrofikasi.
5. Efek negatif pada satwa liar.
6. Penipisan lapisan ozon.
Solusi pencemaran udara
Dalam mengatasai permasalahan lingkungan seperti pencemaran udara, dapat dilakukan beberapa hal dalam mendukung solusi pencemaran udara, yaitu:
1. Menggunakan moda transportasi umum untuk mengurangi polusi.
2. Hemat energi dengan mengurangi penggunaan elektronik sehingga mengurangi jumlah bahan bakar fosil yang akan dibakar.
3. Memahami konsep Reduce (mengurangi), Reuse (gunakan kembali) dan Recycle (daur ulang).
4. Menggunakan panel surya untuk menekan pencemaran udara.
5. Menggunakan perangkat hemat energi, sebab mengonsumsi lebih sedikit listrik akan mengurangi pencemaran udara.
Itu penjelasan mengenai apa itu pencemaran udara. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )