Breaking News:

Way Kanan

Diduga Larikan Anak di Bawah Umur, Pemuda di Way Kanan Lampung Terancam 7 Tahun Penjara

Tekab unitreskrim Polsek Banjit ringkus pelaku yang diduga larikan anak di bawah umur di Dusun Mulya Sari, Banjit, Way Kanan Lampung, Rabu (25/8/202

Penulis: anung bayuardi | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id
Ilustrasi. Diduga Larikan Anak di Bawah Umur, Pemuda di Way Kanan Lampung Terancam 7 Tahun Penjara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Tekab unitreskrim Polsek Banjit ringkus pelaku yang diduga larikan anak di bawah umur di Dusun Mulya Sari, Banjit, Way Kanan Lampung, Rabu (25/8/2021).

Tersangka inisial AS (21) merupakan warga Kampung Bonglai, Banjit, Way Kanan Lampung.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim IPTU Des Herison Syafutra menjelaskan, kejadian bermula saat ayah kandung korban pulang ke rumah dan melihat posisi terkunci.

Setelah masuk, ia menanyakan keberadaan anak kandungnya yang berinisial M pada sang istri.

Sayangnya, sang istri juga tak mengetahui keberadaan anaknya tersebut.

Baca juga: Rayakan HUT ke-76 RI, Polres Way Kanan Lampung Gelar Vaksinasi Merdeka

Kemudian berdasarkan keterangan saksi Mirayati, ia mengaku melihat M dan tersangka berangkat dari rumah saksi Andi yang beralamat di Kampung Campang Lapan Banjit menuju ke arah Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat. 

Mengetahui itu, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjit untuk ditindaklanjuti. 

Setelah adanya laporan dari orang tua korban pada Senin, 23-08-2021 pukul 17:30 WIB Polsek Banjit di bantu Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di Pekon Talang Beringin, Pulau Panggung, Tanggamus.

“Saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” katanya, Rabu 25 Agustus 2021.

Selanjutnya tersangka diamankan dan dibawa ke Polsek Banjit untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Polres Way Kanan Lampung Bekuk Dua Pemuda Lagi Asik Nikmati Sabu

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal 332 KUHP, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara," Ungkap Kasat Reskrim. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved