Bandar Lampung

Tidak Terima Aset Dilelang KPK, Terpidana Suap Dinas PUPR Lampung Utara Layangkan Gugatan

Seorang terpidana suap Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara layangkan gugatan ke PN Jakarta Selatan

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Muhammad Joeviter
Tidak Terima Aset Dilelang KPK, Terpidana Suap Dinas PUPR Lampung Utara Layangkan Gugatan. 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang terpidana suap Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara layangkan gugatan ke PN Jakarta Selatan.

Gugatan tersebut dilayangkan karena tidak terima sejumlah aset miliknya dilelang dan disita KPK.

Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum terpidana Agung Ilmu Mangkunegara, Sopian Sitepu.

Sopian menjelaskan, pihaknya melayangkan gugatan ke PN Jakarta Selatan terkait perbuatan melawan hukum. 

"Karena didalam berkas perkara itu tidak ada dicantumkan sebagai aset sitaan. Tapi sebagai uang pengganti kerugian negara," kata Sopian, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Resepsi Pernikahan di Bandar Lampung Kembali Diizinkan, Berikut Aturannya

Sopian menambahkan, begitu juga dalam putusannya tidak ada dicantumkan mengenai aset sitaan. 

Namun, lanjut Sopian setelah itu KPK melakukan tracing aset dan ternyata ada aset bangunan Graha Mandala atas nama kliennya, Agung Ilmu Mangkunegara.

"Nah disini perlu kami jelaskan bahwa Graha Mandala itu perolehannya sebelum Agung menjadi Bupati," kata Sopian. 

Sopian menyatakan aset tersebut sebenarnya masih atas aset seluruh keluarga. 

"Karena seperti kita ketahui bahwa adat Lampung diberi nama anak lelaki yang tertua," kata Sopian.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Penyekatan di Bandar Lampung Tetap Berlaku

Kedua, lanjut Sopian didalam ketentuan hukum tidak ada dasar hukum yang namanya perampasan aset. 

Menurutnya perampasan aset terpidana belum diundangkan. Oleh karena itu perampasan aset yang masuk dalam berkas perkara itu belum memiliki dasar hukum.

Baca juga: Diduga Gelapkan Uang, Oknum ASN BPBD Bandar Lampung Terancam Dipecat

"Penyitaan ini kita anggap sebagai perbuatan melawan hukum. Karena itu kami meminta perlindungan hukum, minta keadilan," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved