Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Metro

Dosen Universitas Terbaik Lampung UM Metro Jadi Dewan Penasihat Indonesia Intelligence Institute

Dosen Ahli Hukum Pidana Ekonomi dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Metro

Dosen Universitas Terbaik Lampung UM Metro Jadi Dewan Penasihat Indonesia Intelligence Institute
Ist
Dosen Ahli Hukum Pidana Ekonomi dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H. M.H.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO  - Dosen Ahli Hukum Pidana Ekonomi dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H. M.H. dipercaya oleh Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijatno. S.H., untuk menjadi Dewan Penasihat Pengurus Pusat Dhipa Adista Juticia –Indonesia Intelligence Institute (DAJ-III) Jakarta, (29/8/2021).

Penunjukkan Edi sekaligus menempatkan dirinya berjajar dengan Dewan Penasehat lainnya yakni 10 Jenderal Purnawirawan dari Polri dan TNI AL dari bintang satu sampai bintang empat.

Hal itu itu disampaikan Nicho Hezron, S.H., MBA, M.H., selaku Dewan Pembina II. Nicho menilai Edi memiliki kemampuan khusus di bidang keilmuan hukum pidana ekonomi dan hak kekayaan intelektual yang dibutuhkan lembaganya.

Berdasarkan pertimbangan Laksanama TNI Purn Tedjo Edhi mantan Menkopolhukam RI selaku ketua Umum DAJ-III, Edi bersama 10 jenderal dipercaya untuk melakukan pembinaan dan menjadi penasihat.

Bapak Edi dipandang cukup dikenal di kancah nasional dan Asia, kiprahnya bidang hukum dan kegiatan sosialnya dengan lembaga-lembaga negara lainya.

Selain itu, Edi juga dirasa aktif dalam kegiatan ilmiah, riset untuk kepentingan sosial maupun untuk lembaga yang mempercayakan kepadanya.

“Saya yakin bahwa ilmu dan keahlian bapak Edi dapat memperkuat lembaga kami, karena kami semua sudah mengetahui kemampuan ilmu di bidang hukum yang ditangani banyak yang diselesaikan secara baik aman dan tertib.

Kemampuan spiritualnya dalam hal intuisi juga kuat, tajam khususnya dalam melakukan analisis kasus tertentu, bukan hanya cerdas intelektualnya. Hal itu sering dibuktikan dengan pola penyelesainnya dalam menangani kasus tertentu oleh beberapa jenderal yang pernah bekerja sama, satu diantaranya Laksama TNI Purn Tejdo Edhi,” kata Nicho.

Di tempat terpisah, Ketua Umum DAJ-III Laksanama TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijadno S H, mantan Kasal Mabes AL dan Menko Polhukam RI mengatakan, lembaganya melibatkan Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H. M.H., karena melihat dari kecakapan beliau dalam melakukan analisis kasus-kasus yang sudah ditangani.

"Saya sering terlibat langsung melihat bagimana beliau dalam memecahkan masalah-masalah besar, yang tidak saya sebut kasus tersebut. Yang jelas, lembaga kami berharap agar selalu dinasihati dan dibina sebaik mungkin oleh beliau dan 10 jenderal bintang satu sampai bintang empat bersama beliau," kata Tedjo.

Sementara itu, Edi mengaku sudah diminta untuk menjadi penasihat sejak Tahun 2020 lalu, ketika dirinya dihubunggi Dewan Pembina II.

"Saya diminta untuk duduk sebagai Dewan penasihat di DAJ-II Jakarta. Saat itu, saya sudah terima ajakan itu, karena hal itu merupakan amanat dari Bapak Tedjo Edhi untuk mengajak saya untuk bergabung di lembaga tersebut. Mudah-mudahan ini membawa manfaat untuk lembaga dan masyarakat Indonesia,” kata Edi yang juga salah seorang Duta Perdamain Dunia MAPIM Malaysia asal Indonesia ini.

Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H. M.H., menjadi Dewan Penasehat DAJ –III bersama Laksanama TNI AL Purn Tedjo Edhi, Irjen Pol Purn Drs, Bambang Abimanyu, Irjen Pol Purn Syahrul Mamma SH M H, Irjen Pol Purn Nandang Jumantara S.H, MS.i, Brigjen Pol Purn Styadi Priyoleksono, S.H., M.H., Berigjen Pol Purn Suro Jauhari S.H., M.Si, dan Brigjen Pol Purn Idris S.H., M.H.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved