Breaking News:

Bandar Lampung

Juli 2021, Ekspor Lampung Turun 67,84 Juta Dolar US

Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Juli 2021 mencapai 319,39 juta dolar AS, mengalami penurunan sebesar 67,84 juta dolar AS

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: soni
dokumentasi
siaran pers BPS Lampung via YouTube  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Juli 2021 mencapai 319,39 juta dolar AS, mengalami penurunan sebesar 67,84 juta dolar AS atau turun 17,52 persen dibanding ekspor Juni 2021 yang tercatat 387,22 juta dolar AS. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Faizal Anwar mengungkapkan, meskipun begitu ekspor di 2021 berada di atas nilai ekspor bulanan di 2020.

"Ini memberikan gambaran bagaimana kinerja ekspor untuk Provinsi Lampung selalu berada di atas nilai ekspor yang terjadi di 2020," jelas Faisal dalam siaran pers awal bulan, Rabu (1/9/2021).

Dari 10 golongan barang utama ekspor Lampung pada Juli 2021, dua diantaranya mengalami kenaikan yaitu pada kelompok lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 4,74 persen dan kelompok gula dan kembang gula sebesar 29,04 persen.

Sementara penurunan ekspor terjadi pada 8 golongan barang utama yaitu batu bara turun 30,44 persen; kopi, teh, rempah-rempah turun 22,71 persen; olahan dari buah-buahan/sayuran 
turun 14,64 persen; bubur kayu/pulp turun 38,09 persen; ikan dan udang turun 25,56 persen; ampas/sisa industri makanan turun 59,31 persen; daging dan ikan olahan turun 13,65 persen; serta karet dan barang dari karet turun 9,13 persen.

Baca juga: Agustus Lampung Alami Deflasi Minus 0,50 Persen, Pendidikan Sumbang Angka Tertinggi

Negara utama tujuan ekspor Lampung pada Juli 2021 tetinggi adalah Italia 57,16 juta dolar AS. Menyusul Tiongkok 50,54 juta dolar AS ; Amerika Serikat 28,98 juta dolar AS; Spanyol 19,18 juta dolar AS dan Jepang 18,52 juta dolar AS.

Selanjutnya Pakistan 18,01 juta dolar AS; Philipina 16,67 juta dolar AS; Afrika Selatan 13,7 juta dolar AS ; Korea Selatan 13,51 juta dolar AS ; dan Malaysia 11,05 juta dolar AS.

Ekspor menurut sektor selama sebulan terakhir terjadi penurunan pada produk pertanian sebesar 26,72 persen, pertambangan dan lainnya turun 30,41 persen, serta produk industri pengolahan turun 13,74 persen. 

Jika dibandingkan dengan Juli 2020, produk industri pengolahan naik 14,17 persen, pertambangan dan lainnya naik 161,75 persen, sedangkan produk pertanian turun 40,35 persen. 

"Ekspor industri pengolahan menyumbang 78,96 persen dari total ekspor Juli 2021 atau sebesar 252,19 juta dolar AS," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved