Kesehatan
Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Kulit Kadas, Kudis dan Kurap
Penyakit kulis seperti kadas, kudis, dan kurap adalah kondisi kulit yang sering dikeluhkan banyak orang.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Penyakit kulit Kadas, kudis, dan kurap adalah kondisi kulit yang sering dikeluhkan banyak orang.
Sebab kadas, kudis, dan kurap cukup sering menyerang kulit.
dr Antoni Miftah, Sp.KK, FINSDV mengatakan kadas, kudis, dan kurap sebenarnya sama.
Bahasa medis ketiganya adalah tinea (jamur).
Tinea dapat menyerang seluruh bagian tubuh, terutama di area tertutup dan lipatan tubuh seperti ketiak, lipatan paha dan bokong, serta sela-sela jari tangan dan kaki.
Tetapi dalam kondisi tertentu bisa menyerang bagian terbuka seperti wajah, kepala, tangan, dan kaki.
Tinea disebabkan oleh jamur jenis tricophyton, epidermophyton, dan microsporum.
Jamur tersebut dapat berkembang biak dengan subur pada orang-orang yang secara genetik memang rentan kulitnya terhadap jamur, pada orang yang tidak bisa menjaga kebersihan tubuh, kegemukan, dan yang memiliki penyakit sistemik seperti diabetes.
Tinea bisa lebih mudah menular pada orang itu jika ada kontak fisik, menggunakan pakaian atau alat mandi bersamaan dengan penderita jamur, dan berenang dikolam renang yang sama dengan mereka.
Ciri-ciri tinea adalah bentuknya bulat seperti pulau, tengahnya pucat, pinggirnya merah dan menonjol.
Bulatan itu awalnya kecil, tapi kalau dibiarkan lama kelamaan akan membesar.
"Bulatan itu akan disertai dengan rasa gatal, yang bisa semakin terasa saat kulit sedang dalam kondisi lembab dan berkeringat," kata dokter yang praktek di Jalan Gajah Mada Nomor 18D, Kota Baru, Tanjungkarang Timur itu.
Jika sudah terkena tinea lebih baik langsung datang ke dokter spesialis kulit.
Dokter akan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik untuk memastikan kalau yang dialami adalah tinea.
Setelah dokter memastikan kalau yang dialami adalah tinea, dokter akan memberikan obat anti jamur untuk mengobati tineanya, yakni dapat berupa obat oles dan obat minum sesuai dengan berat ringannya penyakit tersebut.
"Kalau tinea sembuh, sebaiknya jangan abai dengan kebersihan tubuh. Sebab tinea bisa muncul lagi kapan saja," kata dr Antoni.
( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penyebab-dan-cara-mengatasi-penyakit-kulit-kadas-kudis-dan-kurap.jpg)