Apa Itu
Apa Itu Ikan Candiru, Hewan Paling Ditakuti di Sungai Amazon
Dalam cerita yang beredar di para pelancong, ikan candiru adalah hewan yang paling ditakuti di Sungai Amazon karena dianggap memangsa alat vital pria
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Meski bertubuh kecil, ikan candiru adalah hewan yang paling ditakuti dan berbahaya di Sungai Amazon.
Mengapa demikian? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan apa itu ikan candiru berikut ini.
Dilansir dari National Geographic, ikan candiru adalah lele parasit dalam keluarga Trichomycteridae yang ada di Sungai Amazon.
U.S. Fish and Wildlife Service dalam Kompas.com, menuliskan bahwa ikan candiru adalah spesies lele parasit kecil yang berasal dari cekungan Sungai Amazon.
Namun, keberadaannya ini diperkirakan juga ada di lembah Sungai Orinoco, Amerika Selatan.
Meski merupakan keluarga ikan lele, penampilan ikan ini lebih mirip belut yang tipis dengan panjang.
Hal tersebut diketahui berkat tulisan J.L. Breault dalam jurnal Amazonian Parasitic Catfish (1991) yang menyebutkan bahwa candiru berupa belut tembus cahaya berukuran satu inci dengan duri pendek pada penutup insangnya.
Baca juga: Apa Itu Asimilasi, Proses Sosial Manusia dengan Latar Belakang Kehidupan dan Budaya yang Berbeda
Selama ini, masyarakat dunia meyakini bahwa ada banyak hewan berbahaya di Sungai Amazon.
Dua di antara yang paling terkenal adalah ikan piranha dan ular anaconda.
Namun rupanya, masih ada hewan predator lainnya yang tak kalah mengerikan.
Predator ini bertubuh kecil seperti ikan teri. Namanya ikan candiru (Vandellia cirrhosa).
Dalam sebuah mitos, dikatakan hewan ini paling ditakuti dan berbahaya.
Sebab, ikan ini dikabarkan memangsa alat vital manusia.
Bahkan cerita tersebut sudah tersebar di kalangan para pelancong yang gemar berkeliling dunia.
Baca juga: Apa Itu Modus, Materi dalam Pelajaran Matematika Dasar
Mereka diminta untuk berhati-hati ketika buang air kecil di Sungai Amazon.
Sebab, ikan candiru ini dikisahkan mengincar alat genital laki-laki.
Dikutip dari Kompas.com, ikan tawar ini memiliki kemampuan dalam mendeteksi urine yang dikeluarkan manusia.
Mereka kemudian akan melompat dan berenang masuk ke kemaluan manusia melalui lubang saluran kencing.
Namun tak hanya berenang, ikan yang memiliki kekerabatan dengan ikan lele ini akan menghisap darah dan begitu sulit dikeluarkan karena durinya yang sengaja ditancapkan pada inang.
Bak lintah, semakin hewan ini dilepas, maka semakin besar pula sayatan pada tubuh inangnya.
Hal tersebut pun menyebabkan terjadinya pendarahan hingga kematian.
Bahkan saking mengerikannya, satu-satu caranya bagi yang sudah dimangsa ikan buas ini hanyalah amputasi.
Akan tetapi, laporan kasus maupun literatur tentang ikan candiru yang memasuki salurang kencing manusia seperti kisah yang beredar di antara para pelancong itu sangatlah terbatas.
Jika ikan candiru masuk ke dalam uretra manusia, disebutkan bahwa ia tidak akan bertahan lama apalagi bisa sampai bertelur di sana.
Melansir Healthline, hal tersebut disebabkan karena ruang terbatas dan kurangnya oksigen dalam uretra akan menyebabkan ikan hampir tidak mungkin bertahan hidup di sana.
Namun ada pula satu kasus yang dilaporkan oleh seorang ahli urologi Brazil bahwa ia telah mengeluarkan candiru dari uretra seseorang pada tahun 1997.
Laporan tersebut diterbitkan dalam Instituto de Urologia Dr Anoar Samad, bahwa ada seorang pasien laki-laki berusia 23 tahun yang merasa demam, nyeri, tidak bisa buang air kecil, keluar darah dari penis, dan skrotum yang bengkak.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa dokter membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengeluarkan ikan candiru dari urtetra pasien tersebut.
Namun, ketidakkonsistenan dalam laporan tersebut membuat kisah ikan candiru yang masuk saluran kencing itu diragukan kebenarannya.
Suatu penelitian juga telah mematahkan mitos ikan candiru yang tertarik pada urine manusia.
Stephen Spotte, Paulo Petry, dan jansen A.S. Zuanon dalam jurnal Experiments on the Feeding Behavior of the Hematophagus Candiru, Vandellia cf. Plazaii (2001) membuktikan bahwa ikan candiru tidak tertarik kepada urin manusia yang dimasukkan ke dalam tangki airnya.
Sehingga cerita tentang ikan candiru yang bisa melompat masuk ke dalam uretra kemaluan manusia dan bertelur di dalamnya belum bisa terbukti kebenarannya.
Akan tetapi, kisah mengenai ikan candiru yang menghisap darah adalah benar.
Itulah penjelasan mengenai apa itu ikan candiru. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-ikan-candiru-hewan-paling-ditakuti-di-sungai-amazon-2.jpg)