Apa Itu

Apa Itu Asteroid, Benda yang Menyerupai Komet

Simak berikut ini adalah penjelasan dari apa itu Asteroid yang bentuknya menyerupai dengan komet. Berikut penjelasan lengkap yang ada di artikel.

Editor: Hanif Mustafa
CBCNEWS
Ilustrasi, berikut ini adalah penjelasan dari apa itu Asteroid. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berikut adalah penjelasan dari apa itu Asteroid, simak pemaparan berikut ini.

Benda langit seperti Asteroid memang tak begitu populer bila dibandingkan dengan benda langit lainnya, seperti komet atau satelit.

Bila dilihat di langit, Asteroid serupa dengan komet.

Namun ternyata, keduanya adalah benda langit yang sangat berbeda.

Komet merupakan benda langit yang memiliki ekor, sementara Asteroid tidak.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Asteroid adalah benda langit kecil, anggota tata surya yang jumlahnya puluhan ribu, menghuni ruang antara planet Mars dan Yupiter.

Baca juga: Apa Itu Status Sosial, Berikut Penjelasan Lengkap tentang Status Sosial

Benda langit ini pun merupakan sisa pembentukan dari tata surya 4,6 juta tahun lalu saat pembentukan tata surya terjadi melalui peristiwa gumpalan dan ledakan awan gas.

Asteroid sendiri memiliki kandungan sedikit logam seperti nikel dan besi yang ada karena batu angkasa luar.

Dalam pembahasan apa itu Asteroid terdapat istilah Sabuk Asteroid.

Sebab, di sanalah sebagian besar Asteroid berkumpul pada lintasannya dalam mengelilingi matahari.

Umumnya, Sabuk Asteroid ini terhampar di antara orbit planet Mars dan Jupiter.

Baca juga: Apa Itu Bakteri, Berikut Penjelasannya dan Perbedaannya dengan Virus

Namun, ada juga Asteroid yang berada di luar Sabuk Asteroid.

Misalnya terdapat beberapa Asteroid yang ditemukan di orbit planet lain dan mengorbit planet tersebut.

Dalam ilmu antariksa, Asteroid disebut sebagai planet minor atau planetoid.

Disebut demikian karena ukurannya yang kecil, tetapi lebih besar dari meteoroid.

Ada jutaan Asteroid, yang menurut pemikiran banyak orang adalah sisa-sisa kehancuran planetisimal, material di dalam solar nebula matahari muda yang tidak pernah tumbuh besar untuk menjadi planet.

Mayoritas Asteroid yang telah diketahui mengorbit pada sabuk Asteroid di antara orbit Mars dan Jupiter atau berbagi orbit dengan Jupiter (Asteroid Troya Jupiter).

Akan tetapi, terdapat pula keluarga orbit lainnya dengan populasi yang signifikan, termasuk Asteroid yang berada di dekat bumi.

Karakteristik Asteroid

Asteroid diketahui berbeda dengan planet.

Sebab, Asteroid merupakan batuan tak beraturan dan tidak ada yang berbentuk sama.

Ukuran Asteroid juga sangat beragam. Ada yang diameternya ratusan kilometer, hingga yang jauh lebih kecil.

Tercatat, ukuran Asteroid terbesar berada pada diameter hingga 940 kilometer.

Sedangkan yang terkecil yang pernah tercatat memiliki diameter 2 meter.

Bahan penyusun Asteroid juga diketahui berasal dari material yang berbeda. Ada yang berasal dari batuan, nikel, dan besi.

Berdasarkan bahan penyusunnya, Asteroid dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. Tipe C, yang terdiri dari karbon kondrit dan mengandung silikat. Tipe ini memiliki warna yang lebih gelap dan ini merupakan tipe yang paling umum

2. Tipe S, terdiri dari kandungan silikat, sedikit nikel dan besi. Sekitar seperlima jumlah Asteroid diketahui merupakan tipe ini.

3. Tipe M, mengandung logam nikel dan besi yang dominan. Tipe ini yang memiliki tampilan yang paling terang dibandingkan ketiganya tipe Asteroid.

Baca juga: Apa Itu Operasi Hitung Bilangan Bulat pada Pelajaran Matematika

Itulah penjelasan apa itu Asteroid. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Baca apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved