Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Metro

LSP Universitas Terbaik di Sumatera UM Metro Tanamkan Pentingnya SKPI Bagi Calon Wisudawan

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Universitas Muhammadiyah Metro

Ist
Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Universitas Muhammadiyah Metro 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Universitas Muhammadiyah Metro mengadakan pembekalan pra yudisium dan uji kompetensi bagi mahasiswa di Gedung HI UM Metro, Rabu (15/9/2021). Pembekalan ini dihadiri sebanyak 378 mahasiswa dari berbagai program studi yang akan yudisium.

Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh institusi perguruan tinggi dan berisi rekam jejak mahasiswa ketika menjalani perkuliahan serta menjadi dokumen pendukung semua prestasi dan sertifikasi.

Jazim Ahmad selaku Rektor UM Metro dalam sambutannya menyampaikan bahwa lulusan sarjana tidak sekedar diberikan ijazah tetapi juga harus diberikan SKPI.

“SKPI ini nantinya akan diberikan untuk mendampingi ijazah dan transkip akademik sehingga dapat dijadikan prasyarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya,” ucap Jazim Ahmad.

Perlu diketahui, ketentuan SKPI telah ada sejak tahun 2014 dan tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.81 tentang ijazah, sertifikat kompetensi, dan sertifikat profesi pendidikan tinggi.

Capaian pembelajaran pada SKPI sendiri telah mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang memiliki empat kriteria, diantaranya kemampuan bidang kerja, pengetahuan yang dikuasii, sikap dan tata nilai, serta keterampilan umum. Hal ini dapat membantu para perekrut kerja (HRD perusahaan) untuk menyeleksi tenaga kerja.

Lebih lanjut, Jazim menjelaskan bahwa dengan memiliki SKPI maka seseorang akan lebih mudah bersaing dalam dunia kerja karena SKPI merupakan dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan dan sikap/moral seorang lulusan.

“Dengan adanya SKPI sebagai pendamping ijazah, maka kalian akan lebih dipermudah untuk bersaing di dunia kerja, baik secara nasional maupun global. Hal ini dapat dilihat dengan semakin banyak kita memiliki potensi yang ditunjukan dengan sertifikat, maka kemungkinan besar kita akan menjadi orang yang terpilih,” sambung Jazim.

Di akhir sambutannya, Jazim Ahmad berpesan kepada mahasiswa yang mengikuti pembekalan pra yudisium dan uji kompetensi ini untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi serta prestasinya agar memiliki SKPI.

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Universitas Muhammadiyah Metro mengadakan pembekalan pra yudisium dan uji kompetensi bagi mahasiswa di Gedung HI UM Metro
Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Universitas Muhammadiyah Metro mengadakan pembekalan pra yudisium dan uji kompetensi bagi mahasiswa di Gedung HI UM Metro (Ist)

“Selain mengikuti proses perkuliahan, kita juga dituntut untuk membekali diri dengan cara mengikuti pelatihan/workshop dibidang akademik maupun non akademik yang dapat mendukung bidang keilmuan kita sehingga hasil kegiatan tersebut bisa masuk dalam SKPI sebagai rekam jejak selama kuliah di perguruan tinggi,” imbuhnya.

Menurut Jazim, banyak manfaat ketika para lulusan memiliki SKPI sebagai pendamping ijazah dan transkip, salah satunya para lulusan memiliki penjelasan yang obyektif dari prestasi dan kompetensi dirinya sendiri.

Dalam kegiatan ini, LSP P1 UM Metro menghadirkan empat narasumber dari berbagai profess, antara lain Ibu Indah Purnomowati selaku Komisaris Utama BSMM, Bapak Sugiyanto selaku Konsultan Nasional Bidang Teknik, Bapak Wasis SL selaku Trainer Nasional, dan Bapak Ust. M. Bisyri selaku Direktur LSP Daarul Qur’an Banten.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved