Lampung Selatan

Sektor Logistik Naik 13 Persen Selama Pandemi Covid-19 dan Topang Kinerja ASDP

Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produktivitas penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama pandemi Covid-19.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus menghadirkan layanan prima utamanya terhadap sektor logistik yang menjadi penopang kinerja perusahaan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Selama masa pandemi Covid-19, terjadi peningkatan aktivitas pada sektor logistik yakni sebesar 13 persen.

Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produktivitas penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama pandemi Covid-19.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus menghadirkan layanan prima utamanya terhadap sektor logistik yang menjadi penopang kinerja perusahaan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, sejak 2020 tren penumpang maupun kendaraan penumpang yang menggunakan kapal Feri mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun 2019 sebelum kasus Covid-19 melanda Indonesia.

Baca juga: HUT RI Ke 76, Jasa Raharja Gelar Bansos Merah Putih Bagi Peserta Vaksinasi Massal di ASDP Bakauheni

"Pemicunya dari penurunan jumlah penumpang maupun kendaraan penumpang, karena pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," kata Ira, Kamis (23/9/2021).

"Bahkan karena PSBB kami sempat menutup layanan penumpang secara total. Pada masa pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 juga berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat," ungkapnya.

Ira menjelaskan, untuk layanan sektor logistik masih beroperasi normal.

"Sehingga kami tetap melayani secara penuh truk logistik yang membawa barang kebutuhan untuk tetap menjaga pasokan di daerah tetap stabil," tuturnya.

"Data mencatat, ASDP melayani 3,23 juta kendaraan logistik pada periode Januari - Juli 2021. Atau naik sekitar 13,3 persen bila dibandingkan periode sama tahun 2020. Sebanyak 2,80 juta kendaraan logistik, yang terdiri dari kendaraan golongan IVB,VB, VIB, VII dan VIII," terangnya.

"Sedangkan untuk barang, pencapaian semester I tahun 2021 ASDP berhasil mengangkut hingga 465 ribu ton. Yang tercapai 82 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 565 ribu ton barang. Naik 18 persen dari realisasi periode tahun 2020 sebanyak 395 ribu ton," jelasnya.

Ira mengatakan pada semester I tahun 2021, ASDP berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 1,70 triliun.

"Nilai pendapatan ini mencapai 91 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 1,86 triliun dan naik 18,8 persen dari realisasi semester I-2020 sebesar Rp 1,43 triliun," tuturnya.

"Selanjutnya, ASDP berhasil membukukan laba sebesar Rp 156 miliar atau mencapai 474 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 32 miliar dan mencapai 289 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu yang minus sebesar Rp 80,5 miliar," sambungnya.

Ira menjelaskan PT ASDP terus berupaya menghadirkan layanan bermutu prima kepada seluruh stakeholder, terutama pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Kami akan memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan kapal juga ditingkatkan dan dilaksanakan secara ketat sesuai prosedur yang berlaku. Keselamatan, kesehatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa maupun petugas ASDP menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved