Breaking News:

Kesehatan

Halo Dokter - Definisi Asam Urat, Penyebab dan Cara Mengobati

Pasien yang mengalami asam urat akan merasakan gejala berupa nyeri dan pedas seperti kena cabai.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dini
Ketua IDI Cabang Bandar Lampung dr Aditya M Biomed. Halo Dokter - Definisi Asam Urat, Penyebab dan Cara Mengobati 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Jika kita makan makanan yang mengandung protein, di tubuh akan ada purin.

Sebenarnya purin tidak akan menimbulkan masalah bagi tubuh jika jumlahnya tidak berlebihan.

Ketua IDI Cabang Bandar Lampung dr Aditya M Biomed mengatakan, jika purin jumlahnya tidak berlebihan, purin akan dengan mudahnya dimetabolisme oleh ginjal, dan keluar lewat keringat atau air seni.

Namun jika jumlah purin berlebihan, apalagi jika purin tersebut tidak bisa dimetabolisme oleh ginjal karena fungsi ginjal terganggu, maka purin bisa menumpuk dan menempel pada sendi yang mengakibatkan asam urat.

Pasien yang mengalami asam urat akan merasakan gejala berupa nyeri dan pedas seperti kena cabai.

Baca juga: Halo Dokter - Apa Itu Disentri, Penyebab dan Pengobatan Disentri

Bisa jadi akan timbul gejala lain berupa bengkak dan merah seperti mengalami radang di sendi yang menjadi lokasi asam urat.

Bahkan kemungkinan bisa timbul batu asam urat jika jumlah purin terlalu berlebihan.

Batu asam urat ini lokasinya ada di saluran kemih. 

Untuk memastikan asam urat, perlu dilakukan tes darah.

Jika sudah dipastikan asam urat, dokter akan meminta pasien untuk minum banyak air putih dan minum obat untuk meluruhkan purin yang jumlahnya berlebihan.

Dokter juga akan meminta pasien untuk tidak mengonsumsi makanan yang bisa menyebabkan purin berlebihan seperti seafood, melinjo, jeroan, dan kacang.

Jika pasien terus terusan makan makanan yang menyebabkan purin berlebihan, khawatirnya pasien akan merasa lelah dan frustasi karena asam urat tidak kunjung sembuh. 

Namun yang harus diketahui, tidak semua makanan mengandung protein bisa menyebabkan jumlah purin menjadi berlebihan. 

"Ada makanan yang tinggi protein, tapi tidak menyebabkan jumlah purin berlebihan. Contohnya saja tempe, tahu, dan ikan," kata dr Aditya, Selasa, 28 September 2021.

( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved