Breaking News:

Tanggamus

Inspektorat Tanggamus Lampung Terbitkan Dua Rekomendasi Pengembalian Dana Desa 2020

Inspektorat Tanggamus menerbitkan rekomendasi kewajiban pengembalian Dana Desa tahun 2020 bagi Pekon Way Halom dan Penanggungan di Kecamatan Gunung Al

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Edunews.id
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Inspektorat Tanggamus menerbitkan rekomendasi kewajiban pengembalian Dana Desa tahun 2020 bagi Pekon Way Halom dan Penanggungan di Kecamatan Gunung Alip

Menurut Sekretaris Inspektorat Gustam Apriansyah, hasil pemeriksaan Dana Desa 2020 dari semula 40 pekon yang bermasalah kini hanya tinggal dua pekon lagi. Dan tahapan penyelesaian sudah dengan penerbitan rekomendasi.

"Hasil pemeriksaan Inspektorat hanya tinggal dua pekon lagi yang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya," ujar Gustam, mewakili Inspektur Ernalia.

Ia menambahkan, pada kedua pekon tersebut pihak yang paling bertanggungjawab atas pengembalian Dana Desa adalah kepala pekon. Saat itu di kedua pekon dijabat Penjabat (Pj) Kepala Pekon yang berstatus ASN.

Baca juga: Simpangkan Dana Desa Rp 479 Juta, Kades di Pesawaran Lampung Bikin SPj Bodong

Selanjutnya isi rekomendasi di antaranya terdapat temuan terkait penggunaan Dana Desa yang belum terealisasi maka harus dikembalikan ke silpa Dana Desa pekon setempat. 

Penggunaan Dana Desa tersebut yakni untuk kegiatan infrastruktur, pengadaan barang dan jasa dan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) selama tiga bulan.

Untuk rekomendasi pengembalian uang diberikan kesempatan selama 60 hari atau sampai pertengahan November. Sedangkan terbitnya rekomendasi Inspektorat pada pertengahan Agustus lalu.

Gustam mengaku, nilai dana yang harus diserahkan lebih dari Rp 100 juta. Dan nanti akan dimasukkan sebagai Silpa Dana Desa pada kedua pekon untuk 2021. 

Selanjutnya pada pihak yang bertanggungjawab telah dikonfirmasi dan dibuatkan surat pernyataan kesanggupan mengembalikan dana. 

Apabila itu tidak dilakukan maka aparat penegak hukum bisa menindaklanjuti. Kedudukan Inspektorat Tanggamus di perkara ini hanya mengevaluasi bukan hasil investigasi.

Gustam menyatakan untuk kedua oknum ASN mantan Pj Pekon Way Halim dan Penanggungan terancam penindakan sesuai PP no 53 tahun 2013 tentang Displin PNS. 

"Inspektorat sudah menindaklanjuti dengan kirim surat ke BKPSDM Tanggamus agar dibentuk tim khusus untuk menjatuhkan sangksi bagi ASN," kata Gustam.

Ia mengaku, untuk sangksi sebagai ASN, tidak terikat apakah oknum tersebut mengembalikan uangnya atau tidak. Sebab aturan itu hanya menindak statusnya sebagai ASN. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved