Berita Terkini Nasional

7 Anak-anak Ditangkap Polisi Bawa Senjata Aneh dan Mengerikan untuk Aniaya Warga

Sebanyak 7 anak-anak ditangkap polisi. Polisi menyita senjata tajam berbentuk aneh dan mengerikan yang diduga digunakan untuk menganiaya korban. 

ahmad imam baehaqi/tribun jabar
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Rina Perwitasari (kedua kiri), beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti senjata tajam dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 7 anak-anak ditangkap polisi karena menganiaya warga menggunakan gergaji besar hingga celurit.

Tujuh bocah tersebut adalah anggota geng motor yang mengeroyok dua warga Cirebon, Jawa Barat hingga kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

Polisi menyita senjata tajam berbentuk aneh dan mengerikan yang diduga digunakan untuk menganiaya korban. 

Petugas Polresta Cirebon meringkus anggota geng motor America yang menganiaya warga Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Rina Perwitasari mengatakan, sebanyak tujuh anggota geng motor tersebut diamankan.

Baca juga: Ibu dan Anak Lari Menjerit dengan Tubuh Berkobar, Ternyata Dibakar Bapak

Baca juga: Yosef Dicurigai sebagai Pelaku Pembunuhan di Subang, Rekening Amalia Mustika Ratu Diperiksa

Menurut dia, tujuh pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DH (17), ND (16), DR (17), DA (15), KS (16), DN (13), dan LL (16).

"Para tersangka berhasil diamankan dalam waktu 36 jam setelah kejadian," ujar Rina Perwitasari saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/9/2021).

Ia mengatakan, aksi penganiayaan dan pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (26/9/2021) di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Dalam peristiwa yang terjadi kira-kira pukul 02.30 WIB tersebut, para tersangka menganiaya dan mengeroyok dua warga Kecamatan Arjawinangun.

Bahkan, mereka juga menganiaya menggunakan senjata tajam sehingga salah seorang korban mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban mengalami luka bacokan di dagu dan punggung, patah tulang leher, serta jari tangannya hampir putus," kata Rina Perwitasari.

Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka, di antaranya, tiga unit sepeda motor, senjata tajam, bendera geng motor America, dan lainnya.

Bahkan, senjata tajam yang digunakan para tersangka untuk menganiaya korban ialah celurit yang panjangnya kira-kira lebih dari satu meter.

Selain itu, terdapat senjata seperti gergaji yang ukuran geriginya cukup besar dan panjangnya kira-kira hampir mencapai satu meter.

"Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP juncto Pasal 351 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," ujar Rina Perwitasari.

Artikel ini telah tayang di jabar.tribunnews.com

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved