PON Papua 2021

Presiden Jokowi Akan Resmikan 7 Venue PON Papua

Presiden Jokowi akan meresmikan langsung venue Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua.

Editor: taryono
Tribunnews
Sejumlah warga saat berfoto dengan maskot PON XX Papua di Stadion Lucas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (25/9/2021). Stadion dengan daya tampung lebih dari 40.000 penonton ini akan menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan PON XX Papua. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan langsung beberapa venue Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan ada sebanyak tujuh venue yang akan diresmikan.

Selain itu, Basuki Hadimuljono mengatakan, semuanya dapat digunakan untuk pertandingan berstandar internasional.

"Terdapat tujuh venue PON XX yang akan diresmikan Bapak Presiden dan semuanya dapat digunakan untuk pertandingan berstandar internasional," kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (01/10/2021).

Ketujuh venue PON Papua yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian PUPR yakni venue Akuatik dan Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.

Baca juga: Wasit Hoki asal Metro Lampung Berangkat ke PON Papua 2021

Lalu venue Cricket dan Lapangan Hoki (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Selanjutnya terdapat tiga venue tambahan yaitu arena Sepatu Roda, Dayung, dan Panahan.

Basuki menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Balai di lingkungan Kementerian PUPR di Provinsi Papua yang telah bekerja keras bersama mitra kerja dalam menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur tersebut.

Menyikapi Kelebihan Pasokan Ruang Perkantoran

Selain venue PON, terdapat infrastruktur lainnya yang telah selesai dibangun dan secara resmi beroperasi.

Infrastruktur tersebut yaitu 15 tower rumah susun (rusun) yang dimanfaatkan sebagai tempat tinggal atlet dan official.

Pembangunan 15 tower rusun telah dimulai sejak 2018 dengan total anggaran senilai Rp 299 miliar yang tersebar di Kabupaten Jayapura lima tower, Kota Jayapura lima tower, dan Kabupaten Merauke lima tower, dengan total kapasitas 2.000 orang.

Tak hanya itu, dibangun juga Jembatan Youtefa serta Monumen Kapsul Waktu dan dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Basuki menegaskan, capaian penyelesaian sarana dan prasarana PON Papua tidak bisa diwujudkan dari hasil kerja satu orang maupun satu unit organisasi (unor), melainkan kerja sama tim yang melibatkan banyak pihak.

"Tidak ada satu pun hasil kerja yang bisa diklaim bahwa merupakan hasil sendiri, baik individu, jadi saya tekankan tetap jaga dan tingkatkan kerja sama tim (teamwork)," ujarnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved