Breaking News:

Lampung Selatan

Diskes Lampung Selatan: Penyintas Covid-19 Bisa Divaksin 1 Bulan Pasca Terpapar

Didik menuturkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan aturan baru mengenai vaksinasi bagi penyintas Covid-19.

Tribunlampung.co.id/Domi
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Basuki Didik Setiawan.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Penyintas Covid-19 bisa divaksin satu bulan pasca terpapar.

Keterangan itu diketahui oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Basuki Didik Setiawan, saat dikonfirmasi, Rabu (6/10/2021).

Didik menuturkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan aturan baru mengenai vaksinasi bagi penyintas Covid-19.

"Aturan baru tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu, nomor HK.02.01/I/2524/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Penyintas," ujarnya.

Pihaknya menjelaskan Lampung Selatan akan mengikuti dan menjalankan aturan baru terkait vaksinasi bagi penyintas yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan tersebut.

"Dalam SE tertanggal 29 September 2021 itu disebutkan, penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal 1 bulan setelah dinyatakan sembuh," jelasnya.

"Sementara penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang berat, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh," terangnya.

"Jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia," ujarnya.

Karena menurutnya aturan baru tersebut sudah dikaji oleh para ahli.

"Kalau kita (Lampung Selatan) akan mengikuti dan menjalankan aturan baru soal vaksin penyitas tersebut. Karena aturan tersebut pasti sudah dikaji oleh para ahli, dan pasti sudah yang terbaik," jelasnya.

"Dalam pelaksanaannya, kita akan tetap melakukan pemeriksaan kesehatan atau screening kepada penyintas sebelum dilakukan vaksinasi. Kalau suhu tubuh orang tersebut panas atau tekanan darahnya tinggi, kita akan tunda vaksinnya," terangnya.

Dia menuturkan, pihaknya mendapat penambahan vaksin sebanyak 12.920 dosis Sinovac, pada 5 Oktober 2021 kemarin.

"Begitu terima vaksin langsung kami distribusikan ke puskesmas-puskesmas yang ada di Lampung Selatan. Dosis diperuntukan untuk masyarakat umun yang sudah diatas 12 tahun," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved