Breaking News:

Metro

Kota Metro Lampung Perpanjang PPKM Level 2

Kota Metro memperpanjang PPKM level 2 bersama 13 kabupaten/kota lain di Lampung dan berada di zonasi kuning Covid-19.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Indra
Rapat Perpanjangan PPKM Mikro di Guest House Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (6/10/2021). Kota Metro Lampung Perpanjang PPKM Level 2 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kota Metro memperpanjang PPKM level 2 bersama 13 kabupaten/kota lain di Lampung dan berada di zonasi kuning Covid-19.

Asisten II Setda Kota Metro Yeri Ehwan mengatakan, pemberlakuan PPKM level 2 sesuai Instruksi Wali Kota sebagai tindak lanjut terbitnya Instruksi Kemendagri Nomor 48 Tahun 2021 tentang PPKM level 4,3,2, dan 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan. 

"Jadi pemberlakuan PPKM level 2 ini terhitung sejak tanggal 5 Oktober sampai 18 Oktober 2021," ujarnya saat Rapat Perpanjangan PPKM Mikro di Guest House Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (6/10/2021).

Dijelaskannya, sesuai Instruksi Kemendagri, daerah-daerah yang masuk level 2 bisa turun menjadi level 1 dengan syarat jumlah total warga yang sudah divaksin minimal 70 persen dari jumlah seluruh warga.

Kemudian untuk warga yang berusia 60 tahun minimal 60 persen sudah melakukan vaksin.

"Di Metro untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 63,6 persen. Hal yang penting supaya warga yang usia di atas 60 tahun minimal 60 persen sudah divaksin. Karena ini untuk menurunkan status level dari level 2 menjadi level 1," tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti menyampaikan, dari indikator hasil asesmen terkait Covid-19 di Kota Metro, situasi dan kondisi saat ini sudah menurun.

Dimana pada bulan Agustus mencapai 710 kasus tertinggi dari tahun 2021. 

"Mulai naik pada bulan Mei, Juni, Juli dan bulan Agustus tertinggi. Pada bulan September menurun menjadi 254 kasus, serta pada bulan Oktober sampai saat ini hanya 13 kasus. Kasus harian menurun dalam seminggu ini dan dua minggu belakangan. Kasus tertinggi hanya 7 setiap harinya," imbuhnya.

Sementara pada kasus kematian saat ini turun jauh. Bulan Oktober belum ada kasus kematian.

Kasus kematian tertinggi terjadi pada bulan Agustus mencapai 58 kasus dan September 15 kasus.

"BOR pada Rumah Sakit menurun dan merawat 8 orang pada 4 Rumah Sakit. Dimana 4 pasien di antaranya dari luar Kota Metro. Dengan rata-rata BOR mencapai 4,6 persen," tuntasnya.

(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved