Breaking News:

Lampung Selatan

Lampung Selatan Masih PPKM Level 2, 147 Warga Dirapid Test Antigen Secara Acak per Hari

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ditargetkan melakukan rapid test antigen secara acak kepada 147 orang per harinya.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Sekretaris Satgas Covid-19 Lampung Selatan Badruzzaman. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ditargetkan melakukan rapid test antigen secara acak kepada 147 orang per harinya.

Hal itu dikarenakan Kabupaten Lampung Selatan termasuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 kembali yang diperpanjang hingga 18 Oktober 2021 mendatang.

Sekretaris Satgas Covid-19 Lampung Selatan Badruzzaman mengatakan, pihaknya akan melakukan rapid test antigen secara acak kepada 147 orang per harinya.

"Penerapan rapid test kepada 147 orang per hari itu berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021 soal perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali, yang dikeluarkan tertanggal 4 Oktober 2021," katanya, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Gubernur Lampung Terima Bantuan 5000 Rapid Test dari Sungai Budi Group

"Dalam instruksi tersebut, kita (Lampung Selatan) diminta untuk melakukan testing atau rapid test antigen secara acak dengan target 147 orang per hari," ujarnya.

"Sementara untuk tracing perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi," sambungnya.

Ia menjelaskan, perpanjangan PPKM tersebut berlaku pada 5-18 Oktober 2021.

Badruzzaman menjelaskan, tidak ada perbedaan aturan dalam perpanjangan PPKM ini.

"Kalau peraturan masih tetap sama, tidak ada perbedaannya. Terlebih karena kita sebelumnya sudah menerapkan PPKM Level 2," terangnya.

"Buat alat rapid, kita cek dulu persediaannya di Dinas Kesehatan. Karena mereka yang tahu ketersediaan alatnya," ujarnya.

Badruzzaman mengatakan, terdapat 14 desa berstatus zona kuning dan satu desa zona oranye di Lampung Selatan. Sedangkan sisanya zona hijau.

"Mudah-mudahan dengan dukungan dari masyarakat yang tidak menunda-nunda untuk divaksin, insya Allah harapan kita bisa lebih baik dan bisa kembali ke zona hijau," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved