Berita Terkini Artis

Peringatan Keras untuk Rizky Billar Jika Tak Segera Minta Maaf ke Publik

Pihak KPI Jatim akan siapkan dua saksi jika Rizky Billar dan Lesti Kejora tak meminta maaf ke publik.

Tayang:
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Instagram/@rizkybillar
Ilustrasi. KPI Jatim Siapkan 2 Saksi Jika Rizky Billar Tak Minta Maaf ke Publik. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.IDRizky Billar dan Lesti Kejora resmi diadukan Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Jawa Timur ke Polda Metro Jaya.

Aduan itu dilakukan imbas dari polemik pengakuan Rizky Billar dan Lesti Kejora soal sudah menikah siri di awal tahun 2021 beberapa waktu yang lalu.

Salah satu warganet bernama Mila Machmudah Djamhari menyebut bahwa pasangan itu melakukan pembohongan publik yang membuat gaduh.

Mila Machmudah Djamhari menggandeng KPI Jawa Timur untuk melaporkan pasangan pengantin baru tersebut.

Pada Kamis (7/10/2021), pihak KPI Jawa Timur akhirnya membuat aduan ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Rizky Billar Laporkan Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya Atas Pencemaran Nama Baik

Baca juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Resmi Diadukan ke Polisi, Terancam 10 Tahun Penjara

Ketua KPI Jatim, Edi Prasetio menegaskan dalam hal ini ia tidak mempermasalahkan pernikahan siri yang dilakukan oleh pasangan tersebut.

Pihaknya mempermasalahkan terkait dokumen persayaratan yang diajukan Rizky Billar ke KUA.

“Kalau nikah siri sih tidak kami permasalahkan sih, yang kita permasalahkan justru teknis pencatatan di KUA,” ujarnya dikutip YouTube KH Infotaiment.

Edi mengungkapkan tujuannya melaporkan Lesti dan Billar ke Polda Metro Jaya agar keduanya mau meminta maaf ke publik atas kebohongan yang mereka lakukan.

“Tujuan kami simple kok, Lesti dan Billar itu menyampaikan permohonan maaf ke publik sehingga terjadi kedamaian,” ungkapnya.

Dengan kata lain, pihaknya memberikan celah mediasi untuk Lesti dan Billar dengan cara mau minta maaf ke publik.

“Kenapa kita membuat aduan tertulis terlebih dahulu karena membuka ruang publik untuk mediasi. Atau Leslar membuat pengakuan atau minta maaf ke publik sesuai apa yang kita sampaikan dalam beberapa pekan ini,” kata Edi.

Edi pun menyatakan akan menaikan status aduan tertulis menjadi laporan polisi jika Leslar tidak meminta maaf.

“Apabila nanti permintaan maaf ini tidak digubris oleh yang bersangkutan, maka KPI akan meningkatkannya dengan laporan polisi,” tambahnya.

Hingga saat ini, dikatakan Edi, belum ada permintaan maaf dari pihak Lesti dan Billar.

Untuk menghadapi kasus tersebut, Edi menyebut pihaknya telah menyiapkan dua saksi.

“Saksi-saki sudah diajukan yaitu Saiful Rahman, Direktur Eksekutif Pusat Studi Komunikasi Kepolisian yang sekaligus beliau anggota komisioner KPID Jawa Barat,” bebernya.

Untuk saksi kedua, diungkapkan Edi, adalah seorang pakar media.

“Saksi kedua, Nina Widyawari selaku peneliti atau pakar media dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Leslar Diminta Akui Kesalahan

Mila Machmudah Djamhari ungkap keinginan atas laporan yang akan ia buat untuk Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Wanita yang pernah menjadi politisi PAN ini diketahui akan melaporkan Rizky Billar ke Polda Metro Jaya.

Di mana sebelumnya, diketahui laporannya ditolak oleh Polda Jawa Timur.

Pihak Mila akhirnya disarankan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya, sesuai dengan lokus pendaftaran pernikahan.

Laporan itu dibuat Mila usai Lesti dan Rizky Billar mengungkapkan pengakuan rahasia besar.

Lesti Kejora dan Rizky Billar mengaku telah melakukan pernikahan siri di awal tahun 2021.

Sementara, keduanya diketahui baru saja melangsungkan akad nikah pada 19 Agustus 2021 yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi swasta.

Pengakuan Lesti dan Billar itu pun mendapatkan respons yang beragam dari masyarakat.

Tak sedikit yang merasa kecewa dan menganggap Lesti dan Billar lakukan pembohongan publik.

Salah satu pihak yang berani melaporkan hal tersebut adalah Mila Machmudah Djamhari dan Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Jawa Timur.

Baru ini, Mila mengungkapkan keinginan dari laporan yang ia buat terhadap Rizky Billar dan Lesti.

Mila berharap Rizky Billar dan Lesti mengakui kesalahan soal dugaan pembohongan publik.

Menurutnya, jika keduanya mengakui kesalahan makan kejujuran mereka nantinya akan menjadi amal jariyah.

“Supaya menyadari hal itu adalah salah karena Insya Allah Lesti dan Billar melakukan amal jariyah,” kata Mila.

Bukan hanya itu, Mila juga berharap dengan begitu Rizky Billar dan Lesti dapat menyadarkan dan mengedukasi banyak orang seperti apa pernikahan siri yang sesuai dengan syariat agama.

“Karena omongan mereka itu, menyadari bahwa hari itu salah. Itu juga akan menyadarkan banyak orang bahwa ini loh jalur yang harus dilakukan ketika nikah siri,” bebernya.

Yang paling disoroti Mila yakni persoalan ijab kabul yang dilakukan dua kali oleh Rizky Billar dan Lesti.

Terlebih, acara pernikahan keduanya itu menjadi sebuah sorotan dan tontonan publik.

“Saya hanya menulis pendapat saya, apa yang saya pahami di dalam hukum Islam tentang pernikahan siri,” ujarnya.

Dalam pernyataannya di akun Facebooknya, Mila menyebut bahwa ijab kabul dua kali itu tidak ada dalam syariat pernikahan siri.

“Di mana pernikahan siri itu pencatatannya harus lewat itsbat karena di dalam yang saya pahami di Islam itu tidak ada yang namanya ijab kabul dua kali,” bebernya.

Yang disesalkan, lanjut Mila, bahwa ijab kabul dua kali yang dilakukan Lesti dan Billar hanya untuk tontonan dan kepentingan tertentu.

Sehingga, Mila menilai pernikahan keduanya melanggar undang-undang.

“Ketika pendaftaran ke KUA mereka tidak mengatakan menikah secara agama,”

“Padahal di dalam aturan negara Undang-Undang Tahun 74 itu Pasal 2 Ayat 1 bahwa pernikahan adalah sah ketika dilakukan secara agama dan kepercayaan,” jelasnya.

Untuk ayat kedua, sambung Mila, pernikahan keduanya dicatatkan ke KUA jika ayat 1 sudah dilakukan secara agama.

“Jadi tinggal mencatatkan saja, nah kenapa harus ada ijab kabul 2 kali? Ijab kabul dua kali ini kan hanya untuk tontonan, hanya untuk komoditas itu yang kita sesalkan,” ucap Mila.

Mila menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan pengakuan Lesti dan Billar tentang pernikahan siri keduanya.

“Sekali lagi saya tidak mengatakan bahwa nikah siri itu tidak boleh ya. Itu sah secara agama,” kata Mila.

Justru, Mila adalah seseorang yang sangat mendukung siapapun yang menyegerakan nikah siri.

“Jadi kalau ada suara-suara, lebih baik ke sini daripada nikah siri itu keliru,” tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved