Breaking News:

Kasus Narkoba di Bandar Lampung

Sabu Asal Aceh Dijual di Bandar Lampung, Pengedar Dijanjikan Upah Rp 20 Juta

Dari R lah J mendapatkan upah setelah berhasil menghabiskan barang tersebut.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Joviter
Tersangka B (29) dan J (35) di Mapolresta Bandar Lampung. Sabu Asal Aceh Dijual di Bandar Lampung, Pengedar Dijanjikan Upah Rp 20 Juta 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bukan hanya satu kali, tersangka B(29) dan J (35) sudah dua kali mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Diketahui sabu tersebut berasal dari Aceh.

J mengaku barang tersebut atas perintah R yang saat ini masih diburu Polisi.

Dari R lah J mendapatkan upah setelah berhasil menghabiskan barang tersebut.

Menurut J, dirinya mendapat upah Rp 20 juta untuk 1 kilogram sabu yang berhasil dia jual.

"Baru dua kali, pertama habis 1,7 kilogram dan yang kedua ini 1,6 kilogram," kata J, saat diamankan di Mapolresta, Senin (11/10/2021).

Baca juga: BB Sabu Seberat 1,02 Kg Diamankan dari 2 Tersangka Bandar Sabu di Bandar Lampung

J menyebut dirinya terlibat penyalahgunaan narkotika sejak satu bulan terakhir lantaran himpitan ekonomi.

Sementara B (29) mengaku sudah dua kali terlibat.

Namun total barang bukti yang ia jual baru sekitar 50 gram.

"Dua kali edar total 50 gram, rencana hasilnya buat biaya nikah bulan depan," kata B.

Apapun dalihnya, Polisi tetap memproses kedua tersangka dengan jerat pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Kasatresnarkoba Polresta Kompol Zainul Fachri menegaskan, kedua tersangka terancam pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

"Atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," kata Zainul.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved