Daun Pepaya

Khasiat Daun Pepaya Mampu Menangkal Radikal Bebas

Banyak permasalahan tubuh yang disebabkan karena radikal bebas. Akan tetapi ternyata manfaat daun pepaya mampu menangkal radikal bebas.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi daun pepaya. Daun Pepaya Mampu Menangkal Radikal Bebas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Banyak permasalahan tubuh yang disebabkan karena radikal bebas. Akan tetapi ternyata manfaat daun pepaya mampu menangkal radikal bebas.

Sebenarnya radikal bebas tidak selalu membahayakan tubuh. Bahkan jika dalam kapasitas normal, radikal bebas ini dibutuhkan oleh tubuh.

Hal tersebut dimanfaatkan sebagai penangkal peradangan dan membunuh kuman penyebab penyakit serta racun di dalam tubuh.

Namun saat jumlahnya berlebihan, radikal bebas ini dapat berubah menjadi racun yang mengancam keseimbangan metabolisme tubuh.

Bahkan radikal bebas ini bisa menyebabkan tubuh terserang kanker ataupun penyakit berbahaya lainnya.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Efektif Menyehatkan Kulit Kepala

Dalam melawan radikal bebas, umumnya dibutuhkan molekul yang bersifat antioksidan, seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E.

Daun pepaya merupakan satu di antara sayuran yang kaya akan kandungan antioksidan.

Sebab, daun pepaya mengandung nutrisi serta vitamin yang beragam, termasuk vitamin A, C, dan E yang baik dalam melawan radikal bebas.

Penyakit imbas dari radikal bebas seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, dan lain-lain pun bisa terbantu dengan daun pepaya.

Bahkan daun pepaya juga bagus untuk kesehatan kulit dan dipercaya bisa mencerahkan kulit.

Simak juga manfaat daun pepaya lainnya.

Mencegah penyakit katarak

Sayuran daun pepaya sudah cukup terkenal dengan khasiatnya yang mampu mengatasi banyak penyakit.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Bermanfaat untuk Meningkatan Imun dan Pertumbuhan Ikan Nila untuk Budidaya

Satu di antara manfaat daun pepaya ternyata baik untuk kesehatan mata.

Bahkan, daun pepaya juga bisa cegah penyakit katarak.

Mengapa demikian? Hal tersebut ternyata berhubungan dengan kandungan nutrisi yang ada di dalam daun pepaya.

Dikutip dari NDTV Food, Senin (10/8/2021), nutrisi dan vitamin tersebut antara lain vitamin A, B, C, E, K, beta-karoten, bahkan mineral seperti kalsium, magnesium, sodium magnesium, zat besi dan lain-lain.

Namun, yang berkontribusi dalam mencegah penyakit katarak adalah kandungan beta-karoten.

Hal tersebut diketahui berdasarkan situs Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Disebutkan bahwa ada banyak yang bisa didapat dari bahan makanan yang mengandung beta-karoten, termasuk dalam menjaga kesehatan mata.

Dua di antara manfaat beta-karoten adalah menjaga kesehatan mata, terutama untuk mencegah katarak dan degenerasi makula, serta mencegah rabun senja.

Itu sebabnya, manfaat daun pepaya juga bisa cegah penyakit katarak.

Menyeimbangkan gula darah

Di Meksiko, daun pepaya sering digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk terapi penyakit diabetes dan gula darah.

Mereka percaya bahwa ekstrak daun pepaya tersebut bisa memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh.

Penelitian terkait manfaat daun pepaya ini juga pernah dilakukan pada tikus dalam sebuah riset yang berjudul Hypoglycemic effect of Carica papaya leaves in streptozotocin-induced diabetic rats.

Hasilnya ditemukan bahwa ektrak daun pepaya memiliki antioksidan yang ampuh dalam mengurangi gula darah.

Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan daun pepaya dalam melindungi sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.

Sayang, hingga kini belum ada studi komprehensif terhadap manusia.

Oleh karena itu, masih perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait manfaat daun pepaya untuk mengurangi gula darah dalam tubuh.

Mencegah malaria

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dari nyamuk Anopheles.

Penyakit malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk dan menginfeksi sel darah merah.

Umumnya, penyakit ini mudah ditemukan di negara tropis dan subtropis.

Berdasarkan data di dunia, penyakit malaria membunuh satu anak setiap 30 detik.

World Health Organization (WHO) pun menyebutkan terdapat 229 juta kasus malaria di dunia pada 2019.

Bahkan penyakit ini telah membunuh 409 ribu orang di tahun yang sama.

Namun ternyata daun pepaya bisa membantu mencegah penyakit mematikan ini.

Sebab dilansir dari Grid Fame, daun pepaya mengandung senyawa acetogenin.

Senyawa aktif itu dipercaya dapat membantu menangkal penyakit malaria.

Selain itu, ada pula kandungan senyawa aktif berupa karpain yang bersifat antimalaria dan antiplasmodial.

Karpain merupakan senyawa yang dipercaya mampu melawan parasit jahat penyebab penyakit.

Dalam menunjang manfaat daun pepaya tersebut, disarankan untuk mengonsumsi teh daun pepaya.

Mencegah penyakit beri-beri

Satu di antara khasiat daun pepaya, yaitu bisa mencegah penyakit beri-beri.

Beri-beri merupakan penyakit yang disebabkan akibat kekurangan vitamin B1.

Biasanya, efek yang timbul dari penyakit beri-beri ini berupa bengkak-bengkak pada betis karena saraf tubuh terganggu.

Jacobus Bonitus (Jacob de Bondt; 1591–1631), doktor Belanda menuliskan dalam bukunya bahwa penyakit ini tak bisa dianggap remeh.

Pasalnya, penyakit ini semacam kelumpuhan, atau penyakit tremor, karena mengganggu pergerakan dan sensasi tangan dan kaki, bahkan terkadang seluruh tubuh.

Selain itu, beri-beri juga bisa menimbulkan efek lain seperti gagal jantung.

Umumnya, penderita penyakit beri-beri akan diberikan sejumlah obat-obatan dan akan direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan tertentu.

Namun siapa sangka bahwa daun pepaya juga bisa mengatasi penyakit beri-beri.

Hal tersebut karena daun ini mengandung banyak vitamin, tak terkecuali vitamin B1.

Vitamin B1 yang dikenal juga dengan nama tiamin berperan dalam proses metabolisme untuk membantu mengubah nutrien menjadi energi.

Vitamin ini juga berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh dan menjaga fungsi saraf agar tetap berfungsi dengan baik.

Itu sebabnya, khasiat daun pepaya juga bisa mengatasi penyakit beri-beri

Dilansir dari Kompas.com, biasanya kebutuhan harian vitamin B1 adalah 1,1 miligram (mg) pada wanita di atas 18 tahun, 1,4 mg pada wanita hamil, dan 1,5 mg pada ibu menyusui.

Sedangkan kebutuhan tiamin pada pria adalah 1,2 mg.

Selain daun pepaya, kandungan vitamin B1 juga dapat ditemukan pada gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging merah. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Baca ulasan daun pepaya lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved