Breaking News:

Pesisir Barat

Penelitian Makam Gajah Mada di Pesisir Barat Lampung Terkendala Dana

Kaprodi Sejarah FKIP Unila Henri Susanto mengatakan, penelitian sejarah makam Patih Gajah Mada 26 tahun lalu belum juga menghasilkan kesimpulan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Istimewa
Kaprodi Sejarah FKIP Unila Henri Susanto. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Akademisi sejarah Universitas Lampung telah meneliti keberadaan makam Patih Gajah Mada di Lampung Barat (sekarang Pesisir Barat) pada 1995 silam. 

Kaprodi Sejarah FKIP Unila Henri Susanto mengatakan, penelitian sejarah makam Patih Gajah Mada 26 tahun lalu belum juga menghasilkan kesimpulan.

Informasi tentang situs bersejarah itu seolah hilang begitu saja. 

"Iya dulu itu sudah lama sekali tahun 1995 kita teliti. File-nya juga masih zamannya pakai mesin ketik," kata Henri, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Romas Herlandes Hadiri Upacara Ziarah Nasional HUT TNI ke - 76 di Taman Makam Pahlawan

Saat itu, kata Henri, ada tiga orang yang menjadi motor penggerak penelitian.

Mereka adalah Husin Sayuti, Iskandar, dan Wakidi. 

Namun, Husin dan Wakidi sudah meninggal dunia.

Sementara Iskandar telah pensiun.

Henri menuturkan, sampai saat ini belum ada lagi yang meneliti sejarah Gajah Mada tersebut.

Saat ini pihaknya sedang sibuk persiapan akreditasi prodi sejarah.

Belum lagi terkendala pandemi Covid-19.

“Jadi masalahnya itu dulu project ada yang mendanai. Terkendalanya karena tidak adanya dana,” tutur dia. 

"Saya juga ingin mengungkap sejarah di Kerajaan Sriwijaya yang ada di daerah Lemong," kata Henri.

"Saya ingin membuat database sejarah tentang Lampung di Unila. Kalau mau tahu sejarah Lampung tidak perlu jauh-jauh. Jadi tinggal ke prodi sejarah Unila saja, " imbuhnya.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved