Apa Itu
Apa Itu Peribahasa dalam Bahasa Indonesia
Dalam keseharian, peribasa sering terdengar saat berbahasa. Lalu, apa itu peribahasa?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Berikut ciri-ciri peribahasa: Susunan kata-kata di dalam peribahasa sudah pasti dan tidak bisa diubah.
Kalimat peribahasa biasanya untuk memperindah bahasa atau bahkan menyindir.
Kata-kata dalam peribahasa biasanya teratur, mengesankan dan mempunyai makna.
Didasarkan pada pandangan atau perbandingan teliti terhadap alam sekitar, peristiwa yang terjadi atau berlaku di masyarakat.
Dibentuk dan diciptakan dengan satu ikatan bahasa yang padat dan indah sehingga melekat di masyarakat secara turun temurun.
Jenis peribahasa
Mengutip Buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia (2015) karya Mutia Dwi Pangesti, berikut ini jenis peribahasa:
1. Pepatah Pepatah adalah peribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran dari orang tua-tua, biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara.
2. Ungkapan Ungkapan adalah kiasan tentang keadaan atau kelakuan seseorang yang dinyatakan dengan pepatah atau beberapa patah kata.
3. Bidal atau Pemeo Bidal atau pemeo adalah peribahasa atau pepatah yang mengandung sindiran, peringatan atau ejekan.
4. Perumpamaan Perumpamaan adalah kata-kata yang mengungkapkan keadaan atau kelakuan seseorang dengan mengambil perbandingan dari alam sekitar. Biasanya didahului kata seperti, bagai, bak, laksana, dan lain-lain.
5. Tamsil atau ibarat Tamsil atau ibarat adalah kiasan yang sering menggunakan kata "ibarat" untuk membuat perbandingan tentang suatu perkara.
Penggunaannya bertujuan untuk menjadikan maksudnya bertambah nyata.
6. Semboyan Semboyan adalah kalimat, frase atau kata yang digunakan sebagai pedoman atau prinsip.
Contoh peribahasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-laporan-hasil-pengamatan.jpg)