Breaking News:

Lampung Utara

Diantar Keluarga Bandit Curanmor Asal Lamteng Serahkan Diri ke Mapolres Lampura 

Seorang pelaku spesialis tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Lampung Utara

Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
Diantar Keluarga Bandit Curanmor Asal Lamteng Serahkan Diri ke Mapolres Lampura 
net
Ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Seorang pelaku spesialis tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Lampung Utara (Lampura), menyerahkan diri kepada pihak Satuan Reskrim Polres Lampura.

Sebelumnya, Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara telah mengamankan dua pelaku curanmor berikut barang bukti 13 unit sepeda motor berbagai jenis hasil kejahatannya.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail diwakili Kasat Reskrim AKP Eko Rendi menyampaikan, inisial pelaku adalah Ae (30), warga Desa Negri Agung, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.

"Pelaku menyerahkan diri dengan didampingi pihak keluarga pada Sabtu 16 Oktober 2021. Untuk selanjutnya pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan pidana yang telah dilakukannya,” katanya, Senin (18/10).

Baca juga: Polresta Bandar Lampung Tembak Pelaku Curanmor, Sempat Kejar-kejaran dan Tabrak Orang

Berdasarkan data pihak kepolisian, pelaku terlibat aksi pencurian sepeda motor di beberapa lokasi di wilayah hukum Polres Lampung Utara. Ia biasa beroperasi bersama dua rekannya yang telah diamankan sebelumnya.

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberetan dengan ancaman 9 tahun penjara," ujarnya.

Ditembak karena Melawan Petugas 

Sebelumnya dua orang spesialis maling motor di parkiran yang meresahkan masyarakat Lampung Utara diringkus oleh Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara. Kedua pelaku tersebut adalah Candra Merika (25) dan Febri Pratama (23), warga Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.

Keduanya diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan petugas saat dilakukan penangkapan, pada Selasa (12/10). Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, keduanya ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang.

Keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan video aksi keduanya sempat viral di media sosial. "Kedua pelaku merupakan sindikat spesialis pencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci leter T. Pelaku mengincar motor korbannya yang di parkir di tempat kos atau tempat perbelanjaan," kata Eko, Rabu (13/10).

Dari para pelaku, polisi menyita barang bukti 12 sepeda motor berbagai jenis yang merupakan hasil curian, kunci leter T, dan alat hisap bong. Eko mengatakan, keduanya sudah beraksi di sekitar 10 lokasi di wilayah Lampung Utara. “Kami masih mengejar dua rekan tersangka lainnya yang sudah teridentifikasi,” ujarnya. ( Tribunlampung.co.id / anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved