Bandar Lampung

Duka Keluarga Korban Hanyut di Sungai Way Besai Way Kanan, Almarhum Tri Sosok Suka Menolong

Tak ada kata-kata yang mampu diungkapkan keluarga atas kepergian Tri yang begitu mendadak.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni
Keluarga dan kerabat mengiringi pemakaman Tri Purwanto yang meninggal akibat hanyut terbawa arus Sungai Banjarsari, Way Kanan. Almarhum dimakamkan di TPU Sukamenanti, Bandar Lampung, Jumat (22/10). 

“Dia (Tri Purwanto) sosok pejabat yang patuh dengan pimpinan,” ujarnya.

Syarpani menuturkan, sebelum peristiwa tenggelam itu, ia sempat mengobrol dengan Tri.

Cerita-cerita soal pekerjaan dan keluarga.

“Saya tidak punya firasat apa-apa,” ujarnya.

Kejadian ini bermula saat korban bersama sejumlah rekan dan keluarga berpiknik di Jembatan Gantung Dusun Banjarsari, Baradatu.

Di tempat tersebut, mereka mandi di tepi sungai di bawah jembatan gantung.

Kemudian dua orang korban yaitu Ibrahim Haniva Al Jauzi (12) dan Abdurahman Farih Albarka (8), hanyut terbawa arus saat mengejar ban.

Ibu korban lantas berteriak melihat anaknya hanyut.

Tri bersama rekannya Vijaj (25) berusaha menolong keduanya.

Namun mereka juga ikut terbawa arus yang deras. Vijaj berhasil selamat.

Sementara Tri, Ibrahim, dan Abdurahman hilang terbawa arus sungai.

Tim SAR Gabungan lantas mencari ketiga korban.

Korban pertama yang ditemukan yakni Abdurahman.

Namun ia ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, Rabu sore.

Tim kembali melakukan pencarian sampai malam hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved