Breaking News:

Bandar Lampung

Oknum Polisi di Bandar Lampung Terlibat Pencurian Mobil Jalani Sidang Etik di Mapolresta

Kabid Propam Polda Lampung menggelar sidang etik terhadap Bripka Irfan Setiawan (IS) di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (26/10/2021).

Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
tribun lampung /muhammad joviter
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, dari hasil sidang etik dan profesi yang telah dilakukan menyatakan bahwa Bripka Irfan Setiawan melakukan pelanggaran-pelanggaran. 

  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kabid Propam Polda Lampung menggelar sidang etik terhadap Bripka Irfan Setiawan (IS) di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (26/10/2021).

Bripka Irfan Setiawan terlibat pencurian mobil Yaris bersama 3 orang rekannya. Adapun satu rekan IS, inisial AG, oknum PNS dilingkungan Pemprov Lampung juga sudah diamankan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, dari hasil sidang etik dan profesi yang telah dilakukan menyatakan bahwa Bripka Irfan Setiawan melakukan pelanggaran-pelanggaran.

"Diputuskan bahwa pelanggar (Bripka Irfan) melanggar kode etik kepolisian sebagaimana Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2002 dalam keputusannya terhadap pelanggar bahwa berbuat dan melakukan perbuatan tercela," kata Pandra.

Baca juga: Oknum Polisi Rampas Mobil Mahasiswa di Bandar Lampung Ternyata Konsumsi Narkoba

Pandra melanjutkan, hasil sidang komisi kode etik yang dipimpin Kabid Propam Polda Lampung Kombes M Syarhan menyatakan hasil sidang putusan akhir ini, Bripka Irfan Setiawan dikenakan sanksi perhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Dalam persidangan ada 9 saksi diperiksa sesuai kasus tindak pidana yang terjadi di laporan pada 9 Oktober 2021," kata Pandra.

Pandra menyatakan bahwa dari pemeriksaan terhadap terduga pelanggar, saksi dan barang bukti yang ada sehingga diambil keputusan untuk menyidangkan Bripka Irfan Setiawan, anggota Sat Samapta Subnit II Dalmas, Polresta Bandar Lampung.

Meski telah melalui sidang etik dan profesi, Pandra memastikan proses pidana umum terhadap Bripka Irfan Setiawan tetap berlanjut.

"Kami akan proses selanjutnya. Untuk pidananya tetap berada di Satreskrim Polresta Bandar Lampung," kata Pandra.

Pandra menambahkan, untuk prosesi upacara PTDH akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Tentunya ada prosesi selanjutnya, ini masih kita jadwalkan segera," kata Pandra.  ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved