Bandar Lampung

Ratusan Stan Berjejer di Taman UMKM Bung Karno Bandar Lampung

Ratusan stan dagang UMKM berjejer di ruas Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Sabtu (30/10/2021).

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer
Ratusan stan dagang UMKM berjejer di ruas Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ratusan stan dagang UMKM berjejer di ruas Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Sabtu (30/10/2021).

Sebagaimana diketahui, pada hari tersebut adalah hari pertama kegiatan bertajuk bazar UMKM di sekitar Taman UMKM Bung Karno itu.

Ratusan pelaku UMKM yang terlibat pun cukup beragam, mulai dari makanan, minuman, aneka snack dan kue hingga hasil kerajinan.

Keseluruhan dari mereka mulai menghadirkan stan-stan di lokasi yang telah disesuaikan pemerintah setempat sejak pukul 6 pagi. Adapun aktivitas di sana terjadi hingga sekira pukul 10 pagi.

Baca juga: Wisata Lampung, Taman Alamanda Destinasi Wisata Baru di Tanggamus, Hadirkan Swafoto dan UMKM

Kemudian, dalam sepekan, Taman UMKM Bung Karno menghadirkan aktivitas serupa sebanyak dua kali, yakni Sabtu dan Minggu. Dan selama waktu tersebut, ruas jalan tersebut menjadi ruas jalan bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Di hari pertama tersebut, banyak pelaku UMKM yang berdagang dilarisi oleh wali kota setempat, Eva Dwiana.

Berdasarkan pantauan, Eva Dwiana terlihat menghampiri satu per satu stan yang ada untuk mengelarisi dagangan para pelaku UMKM.

"Harganya murah-murah, cukup terjangkau. Terlebih di sini lengkap, mulai dari perajin, pedagang kuliner dan lain-lain," kata Eva.

Ia berharap, ke depan Taman UMKM Bung Karno dengan demikian akan lebih dikenal masyarakat luas sebagai sentra wisata kuliner di Bandar Lampung.

Selain itu, diharap, hal itu juga bisa bermanfaat bagi pelaku UMKM setelah sebelumnya geliat UMKM sempat terhantam oleh pandemi covid-19.

"Mudah-mudahan bisa semakin dikenal di mana-mana, Jalan Gatot Subroto, sentra wisata kuliner di Bandar Lampung," tandasnya.

Ia menyebut, sudah ada 400 pelaku UMKM yang berjualan di area tersebut. Dimana secara total, sebanyak 630 lebih stan bisa tertampung di sana.

"Ini juga masih pandemi, jadi memang sedikit kita atur sesuai protokol kesehatan," ucapnya.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved