Rumah
Info Rumah, Pengembang Perumahan Saling Bersaing Tonjolkan Konsep Berbeda
developer perumahan dalam hal ini saling bersaing sehingga berupaya membuat sesuatu yang menarik dan berbeda dengan perumahan lainnya.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Konsep perumahan kian berkembang dan menonjolkan kekhasannya sendiri.
Namun secara umum yang dikedepankan adalah kemenarikan.
Dosen Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Sumatera (Itera) David Ricardo mengatakan, berbeda dengan desain bangunan publik atau rumah pribadi yang kecenderungannya mulai mengarah ke unsur lokalitas, jika bangunan perumahan lebih kepada bagaimana bisa selalu memunculkan konsep baru.
"Bangunan perumahan secara konteks sedikit berbeda dengan bangunan publik atau rumah pribadi. Kalau perumahan lebih ke bagaimana membuat konsep baru, konsepnya tidak dibatasi," kata David kepada Tribunlampung.co.id, Senin (1/11/2021).
Dia membeberkan, developer perumahan dalam hal ini saling bersaing sehingga berupaya membuat sesuatu yang menarik dan berbeda dengan perumahan lainnya.
"Contohnya, saya sekarang sedang menangani beberapa project bangunan (perumahan), yang diminta klien konsepnya Jepang, itu salah satu bentuk persaingan untuk membuat sesuatu yang baru," paparnya.
Sehingga ketika calon pembeli datang, langsung merasakan perbedaan atau ciri khas dari perumahan tersebut dibandingkan perumahan lainnya.
"Ada juga yang minta dibuatkan konsep tradisional, misal meskipun di Lampung tapi minta konsepnya tradisional Bali. Ada yang seperti itu, karena unsur dari bisnis tadi yang dikedepankan," imbuh dia.
Desain perumahan juga disesuaikan dengan tipenya.
Apakah untuk perumahan kelas menengah ke bawah atau menengah ke atas.
"Kalau menengah ke bawah, perumahannya dibangun lebih kepada fungsi dalam bangunan dengan bentuk bangunan standar. Berbeda dengan perumahan menengah ke atas yang tak hanya menonjolkan fungsi bangunan, tetapi juga brand," tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia Markhamah)