Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Kadishut Bicara Penanganan Hutan Lampung, Illegal Logging Kayu Sonokeling Masih Terjadi

Seperti apa upaya Dishut Lampung menjaga kelestarian hutan dan mencegah illegal logging?

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu
Kadishut Lampung Yanyan Ruchyansyah. Kadishut Bicara Penanganan Hutan Lampung, Illegal Logging Kayu Sonokeling Masih Terjadi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Kehutanan (Dishut) Lampung terus berupaya menjaga kelestarian hutan.

Meski begitu, masih saja ditemui kasus illegal logging.

Tahun ini, Dishut telah menangani empat kasus illegal logging.

Seperti apa upaya Dishut Lampung menjaga kelestarian hutan dan mencegah illegal logging?

Berikut petikan wawancara Tribun dengan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Lampung Yanyan Ruchyansyah.

Ada berapa luasan hutan di Provinsi Lampung?

Lampung memiliki 1,4 juta hektare kawasan hutan dan merupakan bagian dari 28,45 persen wilayah daratan Provinsi Lampung. Hutan ini memiliki tiga fungsi.

Yaitu, fungsi konservasi, produksi, dan lindung.

Hutan yang berfungsi konservasi ada 3 unit pengelolaan balai besar yaitu Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNNBS), Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Konservasi Tahura.

Untuk Balai Taman Nasional dikelola UPT Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), sementara Tahura dikelola oleh Dinas Kehutanan Lampung. Hutan lindung dan hutan produksi itu dikelola Dishut Lampung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved