Breaking News:

Lampung Tengah

Ada Warga Keturunan Kaledonia Baru di Lampung Tengah, Begini Kata Musa Ahmad

Menurut Musa, masyarakat keturunan Kaledonia Baru sejatinya adalah warga Indonesia yang bermigrasi ke luar negeri untuk bekerja di sana, dan akhirnya

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam
Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Adanya kelompok warga keturunan Kaledonia Baru di Kampung Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah menjadi bagian dari heterogenitas.

Hal itu dikatakan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, Kamis (4/11/2021).

Menurut Musa, masyarakat keturunan Kaledonia Baru sejatinya adalah warga Indonesia yang bermigrasi ke luar negeri untuk bekerja di sana, dan akhirnya kembali lagi ke Tanah Air.

"Adanya kelompok warga keturunan Kaledonia ini menjadi bagian dari budaya dan adat istiadat yang kaya yang ada di Kabupaten Lampung Tengah sejak dahulu," kata Musa.

Baca juga: Cerita Anak Nenek Suzanni di Lampung Tengah Mahir Bahasa Prancis

Menurutnya, keberagaman tersebut menunjukkan masyarakat Lampung Tengah telah lama hidup rukun berdampingan walaupun berbeda latar belakang, adat istiadat, dan agamanya.

Musa telah meminta kepada kepala kampung dan camat supaya dapat mendata dan mencari tahu kondisi terkini para keturunan Kaledonia Baru di Kampung Totokaton.

"Apa potensi yang bisa kita gali dengan adanya warga keturunan Kaledonia di Kampung Totokaton. Hal itu sudah kami bicarakan dengan camat dan kepala kampung setempat," ujarnya.

Jika memungkinkan untuk dijadikan destinasi wisata, bupati tidak menutup kemungkinan untuk melakukan koordinasi dengan dinas terkait mewujudkan hal itu.

"Tapi dari hasil koordinasi camat dan kepala kampung (Totokaton) bahwa hanya keturunan pertama (warga Kaledonia) yang bisa berbicara dengan bahasa Prancis. Generasi selanjutnya sudah tidak ada yang bisa lagi," jelas Musa.

Dia menjelaskan, Kampung Totokaton dahulunya memang disebut sebagai blok Kaledonia.

Karena dihuni oleh para warga Indonesia yang lahir dan dibesarkan di Kaledonia dan akhirnya kembali lagi ke Indonesia.

Namun, saat ini Kampung Totokaton juga sudah dihuni oleh penduduk dengan beragam latar belakang.

"Semoga keberagaman yang sudah ada sejak lama di Lampung Tengah ini terus dijaga oleh kita dan anak cucu kita, dan menjadi fondasi dalam membangun daerah," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved