Breaking News:

Lampung Tengah

Pemkab Lamteng Gelar Orientasi dan Tupoksi Camat 

Untuk meningkatkan peran camat dalam program pemerintah daerah, Pemkab Lampung Tengah menggelar kegiatan orientasi, tugas pokok dan fungsi camat tahun

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
tribun lampung / syamsir alam
orientasi tugas pokok dan fungsi camat oleh Pemkab Lamteng. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Untuk meningkatkan peran camat dalam program pemerintah daerah, Pemkab Lampung Tengah menggelar kegiatan orientasi, tugas pokok dan fungsi camat tahun 2021, Senin (8/11/2021).

Kegiatan yang digelar di BBC Hotel Bandar Jaya itu diisi oleh pemaparan dari tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Pengelolan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) dan Dinas Penanam Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST)

Dalam pemaparannya Kepala Dinas Dukcapil, Genta Surimuda menjelaskan, tugas dan fungsi camat merupakan ujung tombak pemerintah daerah dalam menyampaikan program-program bupati dan wakil bupati.

"Ke depan Disdukcapil Lamteng akan membuat program pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, dengan demikian pelayanan akan lebih baik dan dekat. kami sudah punya program untuk tahun 2022 diupayakan di kecamatan sudah bisa cetak KTP, minimal poto perekaman sudah bisa di setiap kecamatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Capil," terang Genta Surimuda.

Sementara Kepala BPPRD, Asrul Sani memberikan pemaparan Pemkab Lamteng akan merubah image dan citra pelayanan kepada masyarakat di semua proses lingkup OPD Lamteng.

"BPPRD mempunyai tugas meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan demikian fungsi camat akan sangat penting, untuk membantu dinas/badan agar target tersebut bisa tercapai," kata Asrul Sani.

Untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) lanjut Asrul Sani, pihaknya kedepan akan kerjasama dengan Indomaret dan Alfamart untuk pembayaran PBB, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Bank Lampung dan Kantor Pos.

"Kami akan menambah tempat loket pembayaran PBB di tingkat kecamatan, sehingga masyarakat bisa lebih mudah aksesnya dalam membayar kewajiban pajaknya," ujarnya.

Sementara Kepala DPMPST, Achmad Helmi juga menjelaskan, tugas pihaknya menarik investasi ke Lampung Tengah sebanyak mungkin, untuk itu ia menerangkan perlu camat ketahui terkait perizinan yang dikeluarkan oleh DPMPST.

Baca juga: Bupati Musa Ahmad: Pemkab Lamteng Siap Kembangkan Pembibitan Sapi Belgian Blue

"DPMPTSP sudah mempunyai program yang akan kita buat di setiap kecamatan, dan kita latih sebagai tenaga operator sebagai perpanjangan dinas kita di tingkat kecamatan untuk pelayanan perizinan usaha," terang Achmad Helmi.

Untuk perizinanan lanjut Helmi pihaknya sudah membuat 4000 perizinian yang rata-rata UMKM. Namun begitu lanjutnya, pihaknya memperkirakan masih ada 46000 lagi perizinan yang harus dikeluarkan izinnya. ( Tribunlampung.co.id / syamsir alam )

  

 
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved