Breaking News:

Lampung Selatan

Disparbud Lampung Selatan Minta Pengelola Tempat Wisata Perketat Penerapan Prokes Saat Libur Nataru

Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lampung Selatan meminta pengelola tempat wisata untuk memperketat protokol kesehatan saat nataru.

Tribunlampung.co.id/Domi
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lampung Selatan meminta pengelola tempat wisata untuk memperketat protokol kesehatan saat kegiatan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih mengatakan, secepatnya akan memanggil pengelola tempat wisata jika perturan mengenai penerapan PPKM level 3 secara serentak di Indonesia tersebut sudah resmi keluar.

"Iya. Jika surat edaran tersebut terkait penerapan PPKM level 3 secara serentak di Indonesia itu sudah keluar,” kata Rini saat dikonfirmasi, Kamis (18/11/2021).

Menurut dirinya, pihaknya akan memanggil pengelola tempat wisata untuk menyampaikan persiapan apa yang perlu dipesipakan dalam rangka menghadapi Nataru mendatang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga akan menyiapkan untuk pemantauan. Seperti penyiagakan keamanan yang biasanya dari TNI dan Polri, Sat Pol PP.

Baca juga: Ada PPKM Level 3, Panitia Muktamar NU: Belum Ada Keputusan Pengajuan atau Pengunduran Muktamar

Juga akan dibantu oleh petugas Dishub, khususnya untuk jalur akses yang ramai.

Lebih lanjut Rini mengatakan, peraturan tentang PPKM Level 3 tersebut merupakan langkah antisipasi dalam menghadapi kegiatan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Ya intinya peraturan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ini. Karena dikahawatirkan pada saat Natal dan Tahun Baru ini terjadi lonjakan (klater) baru di tempat-tempat wisata," ungkapnya.

"Rapat awal sudah kita lakukan beberapa kali. Nanti mungkin sama seperti tahun-tahun lalu, ketika mendekati perayaan Nataru kita akan kumpulkan semua pengelola tempat wisata," katanya menambahkan.

Dirinya menegaskan, pihak pengelola tempat wisata harus terus meminta dan menghimbau kepada para pengunjung untuk mematuhi prokes.

Karena, lanjut Rini, penanganan pandemi Covid-19 memerlukan dukungan semua pihak agar dapat terkendali.

“Kita bersama-sama mempunyai tanggungjawab dalam menekan penyebaran Covid-19 di Lampung Selatan. Supaya tidak terjadi lonjakan saat perayaan Nataru ini," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved