Berita Terkini Nasional

Emak-emak di Sulawesi Tenggara Protes Jalan Rusak, Lakukan Blokade dengan Tebang Pohon

Belasan emak-emak di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi tak biasa memprotes jalan rusak.

Penulis: rio angga | Editor: Dedi Sutomo
kolase Instagram @peristiwa_sekitar_kita
Viral Emak-emak Blokade Jalan Rusak dengan Tebang Pohon di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Belasan emak-emak di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi tak biasa memprotes jalan rusak.

Emak-emak tersebut turun tangan menebang pohon di pinggir jalan menggunakan mesin senso dan kapak.

Batang pohon tersebut sengaja ditumbangkan ke tengah jalan untuk memblokade akses antar kabupaten.

Blokade jalan ini dilakukan di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Provinsi Sultra, pada Kamis (18/11/2021).

Blokade jalan ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan masyarakat kepada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

Baca juga: Aksi Nekat Emak-emak Curi Cabai di Depan Petani

Diketahui, jalan sepanjang tiga kilometer di tiga desa tersebut rusak parah sejak puluhan tahun, aksi pun dilakukan mulai 2017.

Jalur ini merupakan jalan provinsi akses utama menuju Kabupaten Muna Barat, Buton Tengah, dan Kota Baubau.

Jalan ini juga kerap dilalui warga untuk mengakses rumah sakit kabupaten, pasar, pelabuhan, perkantoran,  dan sejumlah sekolah di pusat kota Muna.

Bahkan, warga Kabupaten Buteng kadang kala menggunakan jalur menuju ke Rumah Sakit Kabupaten Muna.

Salah seorang emak-emak, Wa Ode Nuriati mengaku kecewa kepada pemerintah yang tak menepati janjinya.

Baginya, kondisi jalan itu sangat memprihatinkan, sebab, beberapa pengendara pernah mengalami kecelakaan.

Baca juga: VIRAL Aksi Emak-emak 60 Tahun Mendaki Gunung, Videonya Ditonton 12 Juta Orang

"Kita capek dijanji, tiap hari makan debu, tidur di debu, pemerintah enak duduk di kursi goyang, uang masuk terus," katanya.

Ia dan emak-emak yang lain pun mewanti-wanti akan terus menutup total jalan ini jika tak kunjung diaspal.

Warga lain La Ode Kaslim menyebut, aksi ini merupakan kali ketiga di mana sebelumnya pemerintah berjanji akan mengaspal jalan pada Agustus 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun sultra
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved